[Drabble] Desire

Author: helmyshin1 (@helmyshin1)

Cast: Kim Jonghyun SHINee and Ahn Jaekyo

Genre: Romance, Psychology

Rating: General

Lenght: Drabble

Special Thanks to: Nadya for All suport ^^

Shin1 Note: Inspired from a Theater that I watched on YouTube

Desire © helmyshin1 Present

Malam yang mencekam, mencekik tenggorokan Kim Jonghyun. Lelaki itu menatap dinding, memperjelas kerutan-kerutan di dahinya. Penasaran. Itulah satu perasaan yang belum berhenti menghantuinya.

Jonghyun bisa merasakan hembusan napas dari balik tubuhnya, disusul dekapan hangat yang melingakari pinggangnya. Hal yang biasa ia lakukan adalah berbalik, tersenyum, dan mengecup kening wanita itu dengan penuh kasih. Entah, kali ini Jonghyun tak mau walau sekedar memincingkan irisnya.

“Ada yang mengganggu pikiranmu,” suara itu menggelitik telinga Jonghyun, membuat bulu kuduknya berdiri beberapa saat. Jonghyun masih mematung, teringat rona merah yang sering merekah di pipi wanitanya.

Sang wanita mendesah, merubah posisinya hingga menghadap Kim Jonghyun, “Ada apa, yeobo?” bisiknya halus. Kedua tangan itu membelai pipi Kim Jonghyun.

“Boleh aku bertanya sesuatu, Ahn Jaekyo?” ucap Jonghyun terdengar parau, ada sesuatu yang tertahan kala menyebut nama itu. Tak biasa.

“Katakanlah,” balas Jaekyo tenang.

“Masihkah ada cinta di antara kita?” Satu beban di pundak Jonghyun berkurang, lelaki itu menatap lekat iris caramel sempurna di hadapannya. Darah Jaekyo berdesir, ekspresi wajahnya berubah. Sang caramel melepas telapak tangannya dari wajah Jonghyun,berbalik bersama mata lelaki yang terus mengikutinya.

“Mengapa kau menanyakan itu?” Jaekyo bisa merasakan keraguan menuding jidatnya, seolah ingin mengusirnya pergi.

“Cukup jawab iya atau tidak,” kini Jonghyun nampak tak sabar. “Iya atau tidak bukanlah kata yang sederhana. Dua pilihan itu butuh kejujuran,” caramel menerawang, mulai merasakan betapa pahitnya kebohongan.

Jonghyun membuang napasnya, memandang punggung Jaekyo yang dibalut dress putih polos. “Jikalau begitu, jawablah dengan kejujuran,” nampak semakin penasaran.

Oh, mengapa pertanyaan itu harus berkembang di otakmu, Kim Jonghyun?

“Tak tahukah, engkau? Butuh tanggung jawab di belakang kejujuran.” Nyaris membentak, Jaekyo mengatur napasnya.

Tiba-tiba, Jaekyo meringis, menahan rasa sakit di pergelangan tangannya. Cengkaraman Jonghyun terlalu kuat. “Jawablah dengan kejujuran dan tanggung jawabkan..” Jonghyun membuang napas, melanjutkan perkataannya, “Ahn Jaekyo,” dan nampak begitu serius.

Jaekyo membalikkan tubuhnya, ada kristal-kristal cair yang dibendung kedua kelopak matanya. Oksigen menghimpit paru-paru, memberikan peringatan keras. Pekat. Cahaya mata itu pekat, terlalu pekat nyaris menguasai sang caramel, berusaha menuntunnya menuju lembah kehampaan.

Kebimbangan menguasai atmosphere ruang itu.

“Tidak.”

Cengkraman itu berangsur longgar, membiarkan si pemilik tangan berlari keluar dari ruangan, membasahi wajahnya dengan air mata yang tak sanggup lagi ditahan. Terlalu sakit. Setidaknya, beban yang dua tahun dipendamnya mulai musnah.

Jantung Kim Jonghyun berpacu. Monster itu menerkam Jonghyun, mengoyak jiwanya yang benar-benar hampa, merobek-robek wajahnya hingga tak berupa. Menanggalkan sebuah luka yang abadi, luka yang tak sanggup diobati.

Terlampau sakit di sini.

Desire © helmyshin1 Present

Ada yang penasaran sama kejelasan FF ini? #overpd

Calm down.. ini bakal ada Sekuelnya kok, judulnya Love, Lie, and Life. Tapi, jangan salahkan author kalo munculnya gak bakal cepet XD

Advertisements

10 thoughts on “[Drabble] Desire

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s