The Broken Sepals

Author : MissFishyJazz

Cast     :

–          Choi Sulli

–          Choi Minho

–          Lee Taemin

Genre  : Angst, Romance (little bit)

Rating :PG-15

Length : Ficlet (1.131 words)

 

Author pov

“Aku sudah muak dengan kata-kata Jiyong hyung bahwa kau manis! Dan sekarang kau membiarkannya memberikan kisseu padamu?!”

“Kami tidak melakukan apa-apa, Oppa.. Itu hanya air kisseu.”

“Sama saja..”  

“Jangan sering-sering dekat dengan Heechul Hyung! Kau tahu kan betapa gencarnya gosip kalian!”

“Aku tahu Oppa, tapi aku hanya membantunya kencan dengan Sohee Unnie.”

“ALASAN! Jangan lagi dekat dengan Heechul Hyung.”  

“Apa-apaan ini, Sulli-ya! Kau lagi-lagi foto bersama Donghae Hyung?!! BERDUA!!”

Oppa.. Mianhae..”

“Kalau kau masih mencintaiku, jangan lagi ber-selca dengan namja manapun!”  

“Tidak puaskah kau fashion show bersama Siwon Hyung, dan kau makan bersamanya hari ini! Yeoja murahan!”

Oppa!”

“Hentikan ucapanmu! Jika kau masih ingin hubungan kita berlanjut, jangan pernah dekati Siwon Hyung LAGI!!”   “Kau.. Brengsek!”

“Apalagi salahku sekarang, Oppa..”

“Salahmu?! Banyak! Dan sekarang kau berani dekat di mata public dengan Key Hyung?! MURAHAN!!”

“Hentikan ucapanmu, Oppa! Aku bukan seperti itu! Kami hanya dekat karena aku sahabat Ji Eun, dan kau tahu sendiri Ji Eun adalah kekasih Hyungmu!”

“Kau yang harusnya menghentikan sikap murahanmu, CHOI SULLI!”  

“Beraninya kau menjadi pemeran drama tanpa ijinku!”

“Tapi, ini permintaan Soo Man Sajangnim, Oppa..”

Bull shit! Kau ingin mendekati Minho Hyung, kan?!”

“TIDAK!”

“Aku tahu Minho Hyung suka padamu, pembohong! Kalian ingin memanfaatkan kesempatan ini pastinya.”

“Jaga bicaramu Oppa!!”

“Kau .. Yang harusnya menjaga perilakumu! Kau lebih mirip gadis jalang sekarang!”

“Hentikan..”

“Aku heran, apa yang membuat mereka sudi dekat dengan gadis binal sepertimu! Dasar jalang!”

“Hentikan, Oppa..”

“Kau yang harusnya berhenti flirting, jalang!”

“Oppaa!!”

“Aku muak.. Aku akan menerimamu asalkan.. Kau keluar dari SM!”

“Tidak mungkin..”

  Sulli pov

Pukk..

Seseorang menepuk pundakku sekilas. Senyum lebar langsung merekah dihadapanku begitu aku membalikkan badan. “Kau melamun, Seol?”

“Berhenti memanggilku Seol, Oppa!” Minho Oppa tergelak sesaat dan langsung menjitak dahiku.

“Auww..”

“Itu terdengar lucu, Choi.”

“Oke, Choi.” Balasku yang langsung membuat kami tertawa bersama.

“Kita sama-sama Choi, Sulli-ya.. Kurasa tak akan sulit jika kita menikah.” Lagi-lagi aku tergelak, Minho Oppa terlalu blak-blakkan dalam menyatakan perasaannya, walau lewat kata-kata isengnya.

Oppa.. Kau tidak mengurangi kegugupanku..” Aku meringis sekilas ke arahnya. Oh ayolah. Aku bahkan tak bisa lupa bahwa setelah ini aku akan bertemu dengan Taemin Oppa dan memutuskan hal penting untuk hubungan kami.

“Oh baiklah, jadi kau melamun karena si Magnae. Dia sudah datang bersama Hyungdeul, apa kau mau bertemu bersamanya?” Minho Oppa mengarahkan jempolnya ke arah seorang namja yang tengah berdiri menatap kami dengan raut tidak suka.

Satu yang perlu kujelaskan, kami sedang di lokasi ‘To The Beautiful You’ sekarang. Aku mengangguk sekilas ke arah Minho Oppa, dan langsung disambut senyuman hangat—agak terpaksa—yang kuharap bisa menurunkan keteganganku. Langkahnya menjauh, dan langkah kekasihku, ya kekasihku, Lee Taemin, yang mendekat. Tanpa ba-bi-bu dia sudah duduk dengan nyamannya di hadapanku, dan bersikap seperti biasa, mengadiliku ketika aku dekat dengan pria lain.

“Kau..” Tangannya telah menunjuk ke arahku. Dadaku berdebar keras, aku tidak pernah merasa dadaku lebih nyeri daripada saat ini sebelumnya. Oh baiklah, aku harus tersenyum ramah padanya sekarang.

Annyeong, oppa..” Sapaku seramah mungkin.

“Jangan alihkan topik pembicaraan.” Tatapan tajamnya langsung terarah ke mataku, dan seperti menyeret jiwaku yang selalu saja patuh padanya.

“Ada yang ingin kukatakan.” Kuhela nafas sesaat.

“Sejak kapan kau berani menentangku bahkan sebelum aku berbicara.”

“Ini masalah penting..” Tak kupedulikan raut tidak suka yang lebih mengarah pada amarah itu kepadaku, nafasku kuhela kembali.

“Urusanku padamu jauh lebih penting!”

“Aku ingin..” Oh baiklah.. Sebentar lagi.. Satu langkah lagi Choi Sulli.

“Jangan katakan apapun sebelum aku mengatakan sesuatu padamu!”

“Aku ingin kita berakhir sampai disini.” Nafasku langsung terengah-engah. Rasanya aku baru saja menyumbat seluruh saluran pernafasanku dengan batu besar, dan perlahan karena ombak yang entah terhempas darimana, mampu mengikis batu itu perlahan-lahan. Taemin oppa menatapku dengan raut tak percaya.

“Aku tidak suka sesuatu yang main-main.” Taemin Oppa melunakkan tatapannya.

“Aku rasa aku tidak bisa meninggalkan unniedeul, dan Krystal. Aku juga tidak bisa melepaskan apa yang kukejar selama ini. Aku tidak mungkin menyia-nyiakan itu semua. Aku pikir kehilanganmu adalah hal paling buruk yang akan selalu kuhindari.. Tapi kurasa Krystal dan Victoria unnie ada benarnya. Aku tidak sendiri. Sekalipun kau meninggalkanku, masih banyak orang yang akan mencintaiku. Sekalipun Lee Taemin bukan kekasihku lagi, kurasa masih ada Choi Minho yang akan menemani hari-hariku. Aku bahagia punya dan dekat dengan pria-pria yang kau kehendaki untuk kuhindari. Sekalipun hatiku akan patah dan melebur menjadi butiran debu setelah ini, tapi itu kurasa yang terbaik, oppa..” Air mataku keburu menetes dan membentuk sungai-sungai kecil.

“Sulli..” Taemin Oppa menggenggam tanganku, tapi langsung kuhempaskan. Aku tak mungkin mundur. Ini jalan yang kupilih. Aku akan tetap meninggalkannya.

“Aku belum selesai, Oppa. Dengarkan aku, sebentar saja. Aku rasa dengan perpisahan kita, ini akan baik untuk kita. Hatiku akan kusembuhkan dengan mudah dari segala hal yang telah kau lakukan selama ini, aku akan mencari pria lain yang mungkin lebih mengerti aku. Dan kau.. Kau kuharap bisa merubah sikapmu, dan mendapatkan gadis yang jauh lebih penurut daripada aku. Hehh.. kurasa itu saja yang ingin kukatakan, Oppa. Terima kasih telah menjadi kekasihku selama satu setengah tahun belakangan ini. Aku beruntung sempat menjadi kekasihmu.”

Dengan kasar kuusap air mataku yang lebih mirip sungai yang meluap akibat banjir bandang, ketimbang sungai-sungai kecil yang tenang. Bedakku mulai luntur sehingga aku perlu dengan cepat berjalan ke arah make up corner. Tangannya menggenggam tanganku sekilas sebelum kakiku seutuhnya meninggalkan radius 10 meter darinya.

“Beri aku kesempatan kedua, Sulli-ya.. Aku janji tak akan jadi yang seperti dulu.. Jebal. Aku masih mencintaimu.”

Kulepaskan genggaman itu perlahan, dengan senyum miris. Aku masih mencintaimu juga, Lee Taemin!!

“Ya, aku.. tepatnya Tuhan akan memberi kesempatan kedua untukmu..”

Seulas senyum langsung merekah di bibir kami berdua, namun aku yakin senyumku lebih getir.

“.. tapi dengan gadis lain, oppa. Bukan denganku. Sekarang saatnya aku mengarahkan hatiku kepada pria lain yang mencintaiku, seperti Minho oppa, dan kau kepada gadis lain diluar sana yang mungkin mencintaimu.”

Kulangkahkan kakiku dengan begitu cepat tanpa menoleh ke belakang. Maafkan aku, oppa. Aku yakin ini yang terbaik untuk kita. Sekalipun rasa itu, cinta, masih tertanam begitu besar di hati kita. Seseorang memelukku dalam tangan-tangan besarnya, dan menyelipkanku dalam tubuh tinggi tegapnya.

“Aku berjanji akan menjagamu. Tak akan kubiarkan kau menangis, dan tersiksa seperti dulu. Mulai hari ini, jalanilah lembaran baru kita bersama-sama.”

“Kucoba..” Minho oppa, mengusap rambutku sekilas, sebelum akhirnya mengecup puncak kepalaku sekilas. Tanpa melihat, tanpa menyentuh, hanya merasakan. Aku bisa melihat tatapan yang tertuju ke arah kami berdua. Aku tahu rasa sakit dalam tatapan itu. Bukan lagi perasaan tidak suka, tapi iri. Tak lagi bisa pemilik tatapan itu memperlakukanku seperti yang Minho oppa sekarang lakukan padaku.

Ini yang kupilih, meninggalkannya, menatap orang lain yang kuyakin lebih bisa menjaga perasaanku, dan membiarkannya mencari gadis lain. Jauh diluar sana yang mungkin bisa menerimanya apa adanya. Mungkin ini egois, tapi bagiku, ini adalah realita kehidupan cinta antara aku, dia, dan Minho oppa, yang tercipta justru karena ke-egoisannya terlebih dahulu.

Mianhae. Jeongmal saranghae, Lee Taemin-ssi.

– THE END –

 

First Post di SMTOWN House FF nih 😉 Semoga readers berkenan. Gomawo~

Advertisements

8 thoughts on “The Broken Sepals

  1. dee,,,lucu ada banjir bandangnya,,hihii.;))

    iiiiiihh.,.gemes sama tae nya,,masa sih dy mnggil sulli yg imut gtu jalang dan murahan???heu..untung deh ada minho yg mnggntikan posisi minho bwt jaga sulli,,,dan puas bgt sulli liat taeminnya iri ngeliat dy uda dpt minho,,heuheu….

    keep writing yah de,,eomma tnggu ff lainnya…^^ *menghilang

  2. wih wih
    seru…
    walau awalnya kata katanya bikin sesak, Taeminnya uuh… >_<
    Menyebalkan
    Sulli eonni untung jadinya ke Minho Oppa
    ^_^

  3. Ga kebayang kalo misalnya ini nyata bakal kaya gimana shinee jadinya. Taemin kayanya bakal dendam bgt ama minho :O

    Btw bagus thorr bikin ff minsul lagi ya kalo bisa yg ber chapter oke 😉

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s