Reasons to Hate Her

tumblr_mf3glgUHe91qk2sd8o1_500

Title     : Reasons to Hate Her

Author : Summercat

Cast     :  Cho Kyuhyun , Cho Jina [OC]

Genre  : Romance , Humor , Marriage life

Rating  : PG

Type : Ficlet

Length : 800 words

Author’s note : Idenya muncul pas dimarahin mama buat bersih bersih di hari minggu. Thanks to my beloved mother then 😉 Enjoy reading ;3

summercat

I hate her

“Sudah kubilang berapa kali kalau baju kotor harus ditaruh di keranjang berwarna biru…”

“…Dan jangan pernah menaruh handuk bekas mandimu di atas tempat tidur. Jamur bisa tumbuh di tempat tidur kita karena lembab, kau tau?”

“Matikan lampunya setelah mandi..”

“..Dan matikan juga kerannya. Hemat air.”

“Cho Kyuhyun , apakah kau mendengarkanku?”

“Kyu?”

“FOR GOD’S SAKE KYUHYUN!! Matikan laptop terkutukmu dan dengarkan aku sebentar!!”

Aku menghela nafas seraya mengangkat tanganku dari keyboard. Menyerah. Lebih tepatnya berpura-pura bersikap menyerah agar perempuan yang sedari tadi berteriak teriak melunak  dan membiarkanku kembali fokus dengan game-ku.

Kudongakkan kepalaku dan memandangi perempuan yang sekarang berdiri di depanku,Istriku. Tangannya menyilang sempurna di depan dadanya, bibirnya mengerucut tanda kesal. Cotton Tee warna persik yang ia kenakan menggelap di bagian tertentu karena keringat. Anak anak rambutnya yang jatuh dari Messy Bun-nya menempel di dahi dan basah dengan keringat.

“Apa yang kau inginkan, Nyonya Cho?”

Mata besarnya yang dari tadi memandangku sengit memutar begitu mendengar pertanyaanku. Aku benci setiap kali dia melakukan itu. Bersikap seolah-olah pertanyaanku ini bodoh dan tentu saja ,aku yang menyampaikan pertanyaan itu– juga bodoh.

“Tutup laptop-mu.”

“Tidak.”

“Kyuhyun.”

“Ini hari Minggu. Hari bebasku.”

Ia menghela nafas. Aku mengulum senyum. Sebentar lagi ia akan menyerah dan membiarkanku bermain lagi. Seperti biasanya.

“Aku membencimu.”

“Terserah. Yang penting aku bisa main.”

Whatever you want, Captain Cho.

Whatever you want.

Kata-kata yang seolah menjadi tanda bahwa ia menyerah. Kata kata yang selalu ia ucapkan setiap kali dia merasa kalah saat berargumen denganku.

Kukira ia akan berbalik badan.

Kukira ia akan membiarkanku bermain.

Kukira hari Minggu ini akan berjalan seperti biasanya.

Dimana aku bebas bermain. Sendiri.

Tapi dalam hitungan detik  laptop(tercinta)-ku direnggut oleh tangan halus istriku. Belum sempat aku berdiri untuk merebut kembali laptop-ku ia membantingnya ke lantai dengan keras. Amat sangat keras. Kakiku sampai bisa merasakan getaran tubrukan dari laptop-ku dengan lantai.

Laptopku pecah berkeping-keping.

Di depan mataku.

Dan itu semua ulahnya..

Ulah Istriku sendiri.

“Choi Jina..” Gumamku lirih. Masih tak percaya dengan apa yang kulihat dengan mata kepalaku sendiri tadi.

“Kau… Apa yang baru saja kau laku—“

Bibir merah jambu itu menginterupsiku. Ia menciumku lembut seraya menarik kepalaku—menuntutku untuk merunduk. Ciumannya begitu hati-hati , seperti seorang remaja yang baru pertama kali berciuman. Rasa manis dan hangat ginger tea yang tertinggal di mulutnya membuat tubuhku ikut menghangat.  Tangan kirinya menyusup di rambutku dan menarik kepalaku lebih dekat kepadanya. Tangan kanannya menelusuri wajahku. Dinginnya cincin kawin yang tersemat di jari manisnya memberikan sensasi menyengat yang menyenangkan.

I hate her.

I hate the way she interrupts me with a kiss.

Keharusan kami untuk bernafas menghentikan ciuman kami. Kami bernafas terengah-engah. Dadaku terasa sakit karena ulah jantungku yang berdetak liar.

“Kau.”

“Kau.”

Aku tertawa kecil karena kami berbicara bersamaan. Kutatap wajah perempuan yang ada di hadapanku. Pipinya bersemu semerah bunga sakura . Bibirnya yang lembut membentuk lengkungan ke atas – tersenyum. Mata indahnya menatapku dalam. Mata cokelat, cokelat seperti susu cokelat hangat . Mata yang membuatku lumer sejak pertama aku melihatnya.

“Kau baru saja menghancurkan laptop-ku.”

“Mm-hm.” Gumamnya pelan seraya menganggukan kepalanya. Kepalanya menyender di dadaku. Nafasku tertahan. Aku lupa betapa sentuhannya—sekecil apapun itu bisa membuatku gila.

“Kau tau laptop itu berharga bagiku?”

“Sangat tau”

“Dan kau menghancurkannya.”

Yupe…” ujarnya ringan seraya mengecup pipiku.

“Aku hanya ingin menunjukkan bahwa aku jauh lebih berharga dari laptop-mu.”

Aku menggelengkan kepala tak percaya. Mungkin aku sudah bertahun-tahun menikahinya, tapi aku tak pernah tidak terkejut dengan pemikirannya yang… unik?

“Tapi tidak dengan menghancurkannya, sayang.”

“Habis aku kesal.” Ia menggedikkan bahu dan tersenyum polos.

“Cho Jina .. Kau benar benar.. One in a million.” aku benar benar kehabisan kata dengannya.

Jina mengerucutkan bibirnya seraya memainkan rambut di  pelipisku.

“Maksudmu aku aneh?”

“Maksudku.. kau ini benar-benar – “

Kembali ia menginterupsiku. Bibirnya mengecup lembut bibirku. Kecupan hangat yang lama-lama berubah menjadi ciuman yang menuntut.  Manis bibirnya dan harum tubuhnya berhasil menguasai diriku. Sepenuhnya. Aku menyerah. Aku mengaku kalah dengan cara membalas ciumannya seraya mendekapnya lebih erat. Bisa kurasakan bibir Jina tertaik membentuk senyuman di sela-sela ciuman kami. Senyuman kemenangan. Aku tak peduli dan terus menciumnya.

I hate her.

I hate how she always win over me.

“Aku membencimu , Jina.” Ujarku terengah engah begitu ciuman kami (terpaksa) berhenti.

“Aku juga mencintaimu , Kyu.” Ia tersenyum lebar . Matanya berbinar-binar karena senang yang meluap-luap.

I hate her so much.

“Aku masih marah karena laptop tadi.”

“Lantas?” Senyuman kemenangan masih menghias di wajahnya . Sebelah alisnya terangkat  seolah ingin menantangku.

Aku tertawa kecil melihat tampang sombongnya. Aku mengecup bibirnya singkat, gemas dengan tingkahnya. Segera kubopong tubuh mungilnya di bahuku dan mengunci kakinya agar tidak bisa menendangku.

“KYU…” pekiknya panik

“Kau akan kuhukum, sayang.”

“Ini tidak lucu,Kyu. Turunkan aku—“

“Hukumannya di tempat tidur. ” potongku sambil mengulum senyum.

“Kyuhyun..”

“Sekarang juga.”

“CHO KYUHYUUUUUN!!”

I hate her so much.

But I will hate myself more if I lose her.

Advertisements

4 thoughts on “Reasons to Hate Her

  1. kekeke~ agak yadong juga ya? *digiles*
    hummm… oke, ceritanya simpel dan menarik. entah apa, aku pikir Jina di sini adalah kakak/kaka sepupu Kyu, soalnya dia marahin Kyu tentang laptopnya. lalu, yg bikin aku melotot(?) di sini adalah pas Jina ngejatohin lappy-nya Kyu! oh God… whatta?!!!
    oh iya, saran dariku, gimana kalo misalnya istilah” dalam bahasa asing yg umum lebih baik menggunakan bahasa indonesia saja? contohnya : cherryblossom ~> bunga sakura, chocolate milk ~> susu coklat, etc.

    keep writing^^

    • iya rada rada yadong dikit, ya wajar lah ya kan abisnya udah married ceritanituya. Si jina marah abisnya perhatian kyu kesedot sama laptopnya. Wajar lah ya kalo seorang istri marah kalo kayak gitu u_u

      Hahaha makasih saranya, aku awalnya udah pake bahasa indonesia kok. Tapi entah kenapa di kuping aku jadi terdengar picisan (?) eheheh makasih sarannya ;D

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s