Be My Girl – Chapter Two

Be-My-Girl-Chapter-2

Title:
Be My Girl [TEASER]

Author:
flosica52

Genre:
Romance, Friendship, littlebit Comedy

Length:
Chapter

Rating:
PG or T

Main Casts:

  • Jessica SNSD
  • Kris EXO-M
  • Donghae Super Junior

Other Casts:

  • SNSD Members
  • Support Casts.

Disclaimer:
Fanfiction asli dari jerih payahku sendiri.
Tidak ada unsur kesengajaan jikalau Alur Cerita, Jalan Cerita, Tokoh, dan lain-lain SAMA.
Jangan Memplagiat FF ini!
DONT COPAS THIS FANFICT AND CLAIM IT YOURS!

A/N:
Lebih baik jangan Baca FF ini jikalau tidak suka dengan main cast-nya!
Untuk mengurangi Pem-BASHING-an.
Hnya ada Author POV

Enjoy~

Read First:
TEASER || Chapter 1 

Be My Girl~

LAST CHAPTER

“Eonnie!!” Jeritan melengking tinggi itu membangunkan Jessica yang sedang tidur.
“Ahh.. ” Jessica mengerang dan meregangkan badannya yang terasa sangat kaku setelah berbaring kira-kira 12 Jam.
“Eonnie! Katamu ingin mengantarku ke kampus?” Tanya Krystal.
“Bukannya kau membatalkannya karena ingin pergi dengan Namjachingumu?” Tanya Jessica balik.

Entah kenapa, Kakak-adik ini gemar sekali tanya-bertanya balik.

“Iya juga.. Mianhae. Ohya! Aku menelepon Eomma untuk menyuruh Donghae Oppa datang! Agar kau tak kesepian! Bye!” Jawb Krystal.

Jessica membelalakkan matanya kaget dan langsung bangun melupakan rasa kantuknya yang menyerang.
“MWO?! Donghae akan datang?!” Gumam Jessica “KRYSTAL JUNG!!!” Teriak Jessica memanggil Krystal, Tapi KRystal sudah melesat ke kampus.

CHAPTER 2

Aissh! Anak itu memang…” Gerutu Jessica. “Pasti aku akan mendapat telepon dari Eomma.. Pasti!”

Ternyata Benar! Beberapa saat setelah mengatakan itu, Handphone Jessica berbunyi.

Dengan malas gaya bangun tidur, Jessica beranjak dari tempat tidurnya setelah itu meraih Handphonenya lalu Mengangkatnya.

“Yoboseo?”
“Yeoboseo, Sica-ya.. Ini Eomma..” 
“Ukh.. Ne, Ada Apa?”
“Krystal baru menelepon Eomma beberapa waktu lalu~ Dan…..”
“Ne, Ne.. D-O-N-G-H-A-E Akan datang kemari!”
“Rupanya kau sudah tau. Donghae akan tinggal di Apartemenmu sehari ini..”

Jessica terbelalak kaget. Mulutnya terbuka-tutup seperti ikan. Tak bisa berkata apa-apa.
“D…d..dia Akan tinggal.. di…Sini?!”
“Kenapa? Dia kan, Akan dijodohkan denganmu!”
“Eomma! Aku kan tak ingin membicarakan itu! Eomma seharusnya tau! Aarrggh!”
“Hm.. Kalau begitu cepatlah cari pendamping hidupmu..”
“Eomma! Aku ini masih muda.. Sangat muda! Aku baru berusia 23 Tahun!”
“Eomma menikah dengan Appamu ketika Eomma berumur 20 Tahun!”
“Zaman sekarang sudah berbeda!”

Ting Tong..
Bel Apartemen Jessica berbunyi.

“Ah.. Kurasa ada tamu..”
“Ne, Itu pasti Donghae.”
“Aargh! Baiklah..” Ucap Jessica lalu memutuskan sambungan telepon.

“Hari minggu yang menyebalkan..” Gumam Jessica.

Jessica membuka pintu dan mendapati sosok Donghae tengah berdiri di pintu~

“Annyeong..” Sapa Donghae sependek mungkin dengan nada ketus.
“Ne. Annyeong.” Balas Jessica Ketus juga.
“Apakah kau akan membiarkanku terkena sinar matahari terus disini?!” Ucap Donghae
“Ah.. Silahkan masuk. Kamarmu disebelah punya Krystal. Aku akan berjalan-jalan dulu di taman” Kata Jessica lalu keluar dari Apartemen.

“Ugh! Seorang tamu ditinggal oleh tuan rumah sendiri..” Gerutu Donghae lalu menutup Pintu.

Jessica sebenarnya bukan ingin jalan-jalan, Tapi dia hanya mencari alasan untuk keluar dari Apartemen yang berisi seorang namja yang akan dijodohkan dengannya.

Jessica hanya berjalan dan berjalan terus. Mengikuti kemanapun kakinya ingin pergi. Jessica merasa sangat kesepian. Kakinya melangkah terus ke Taman Bermain anak-anak, Yang terdiri atas; Pasir, Ayunan, Luncuran, dan beberapa lainnya lagi yang tidak dikenal namanya.

Taman Bermain @8:00 AM

Tidak tau ingin melakukan apa, Jessica hanya duduk dibangku panjang.
Melamun dan melamun kerjanya di kursi itu. Tak disadari, Seorang menepuk Pundaknya.

“Hei, Jess!” Panggil orang itu yang ternyata adalah bosnya, Kris.
“Ah!” Kaget Jessica. Jessica menepuk dadanya. “Huh! Kau mengagetkanku saja!” Bentak Jessica.
“Hah.. Sedang apa kau disini? Bukannya hari minggu kau masih akan bergulat dengan bantalmu?” Tanya Kris.
“Hem.. Aku malas..” Ucap Jessica asal. Mengikuti apapun yang akan dikatakan mulutnya.

“Kalau malas pasti kau akan beradu kuat dengan bantalmu!” Tebak Kris.
“Ohya?! Kau kira aku semalas itu Hah?!” Jessica naik darah.
“Ne.” Ujar Kris Pendek.

Keduanya dilanda hening. Tak ada yang berani berbicara untuk mengheningkan suasana.

“Oya, Sendirian?” Tanya Jessica.
Kris mengangguk.
“Tumben kau peduli menanyakanku..” Sambung Kris.
“Huft!” Desah kasar Jessica.

“Kau juga? Sendiri?” Tanya Kris balik.
“Kau lihat apa?”
“Sendiri..” Kris menjawab sendiri pertanyaannya.
“Mengapa kau tak tinggal di Apartemenmu?” Tanya Kris lagi.
“Mm.. Ada seorang yang tak aku undang datang..” Jelas Jessica.
“MALING?!” Teriak Kris tiba-tiba. “Apa ku cedera? Luka? Pusing atau?”

Jessica tertawa lepas.

“Apa sebabnya kau tertawa?” Tanya Kris heran.
“Eommaku yang mengundangnya.. Kami dijodohkan. Namja menyebalkan itu yang sekarang berad di Apartemenku..” Ujar Jessica.

Kris-pun membentuk huruf ‘O’ Dengan mulutnya.
“Jadi, Kau sudah dijodohkan?” Tanya Kris antusias.
“Ah? Belum! Nanti tahun depan.. Waktu setahun itu untuk mencari Chingu masing-masing.. Orangtua kami hanya ingin kami mendapatkan pendamping hidup dengan cepat..” Jelas Jessica.

“Hm.. Begitu..” Ucap Kris. “Kalau begitu, Aku akan mencoba merebut hatimu dan menjadikanmu Yeojaku..” Gumam Kris  yang masih bisa didengar Jessica.
“Apa kau bilang tadi?” Tanya Jessica.
“Anniyo!” Elak Kris. “Em, Sica..”
“Ne?”
“Kau mau jalan-jalan bersamaku?” Tawar Kris.
“Kemana?”
“Terserah kau..”

“Eoonniieee!!!” Panggil seseorang yang sudah dihafal dengan baik oleh Jessica.
“Krystal?” Tanya Jessica “Bukankah kau ke kampus?”
“Aish, Eonnie.. Ternyata hari ini hari minggu.. Aku lupa!” Ujar Krystal tertawa.
“Ckck.. Dasar kau..”
“Apakah aku mengganggu kalian?” Tanya Krystal.

“KAU SANGAT MENGGANGGU!!!” Kata Jessica dalam hati. Dia Sudah mulai menyukai namja yang menjadi bosnya itu.

“Aniya Soojungie..” Kata Jessica
“Baiklah.. Aku ingin mengajakmu pulang..” Kata Krystal. “Tak apa kan…. Oppa? Eh.. Apakah Oppa namjachingunya Jessica Eonnie?!” Krystal menjadi Histeris.

“MWO?! DIA?!” Teriak Jessica menunjuk Kris.
“Ani.. Aku hanya Bosnya Jessica.” Ucap Kris sambil tersenyum.
“Omo, Eonnie! Kau mendapat Bos setampan ini?!” Teriak Krystal.
“Nanti Kai cemburu..” Kata Jessica tiba-tiba.
“Aha! Eonnie cemburu yaa?” Tanya Krystal Tiba-tiba.
“Tidak! Tak Mungkin aku cemburu pada Kalian berdua!” Teriak Jessica
“Um.. Apa yang seharusnya aku lihat disini?” Tanya Kris.

“ANIYA!!” Teriak Keduanya.
“Tidak! Oppa, Jessica Eonnie ingin menjadi Yeoja Oppa!!” Celetuk Krystal asal.
“KRYSTAL JUNG SOO JUNG!!!” Teriak Jessica.
“O-ow.. Ada seorang Putri es ingin mencair disini…” Ledek Krystal.
“Argh! Sudahlah! Lebih baik aku pulang.. Ayo Soojung!” Teriak Jessica.

“Kami permisi dulu Oppa!! Jangan lupa Kataku tadi!!” Teriak Krystal pada Kris.
Kris hanya mengangguk sambil tersenyum.

“Andai memang Jessica ingin menjadi Yeojaku…” Pikir Kris. “Pasti…. Argh!!”
Akhirnya Kris juga meninggalkan Taman Bermain itu.

Jung Sister’s House @8:30 AM

Ting Tong..
Bunyi bel Apartemen Kakak beradik itu berbunyi. Menunggu seorang membukanya.

“Ah, Annyeong Krystal-ssi..” Sapa Donghae. “Oya, Sudah sarapankah?”
“Annyeong Hae Oppa! Aku belum sarapan.. Baru saja ingin sarapan..” Ucap Krystal.
“Jadi aku hanya dianggap patung disini? Hellooo…” Teriak Jessica.

“Hm.. Annyeong.” Sapa Donghae Pendek tanpa Ekspresi.
“Huh, Aku ingin masuk..” Kata Jessica lalu masuk menerobos Donghae.
“Mianhae Oppa, ne? Mood Eonnie sedang buruk…” Jelas Krystal dan masuk menyusul Jessica.

“Apakah menu hari ini, Soojungie?” Tanya Jessica dari Meja makan saat Krystal masuk.
“Hm.. kebab..” Jawab Krystal saat memeriksa kulkas.
“Eh, Aku sudah memasak.. Kimchi dan Boukkembab..” Sambung Donghae.
“Oppa memasak? Gomawo. Jadi, Dimana makanan itu?” Tanya Krystal.
“Ada di dalam lemari itu..” Jawab Donghae sambil menunjuk sebuah lemari.

Krystal membuka pintu lemari itu dan mengeluarkan hasil masakan Donghae.
“Emm.. Harum… Dan masih panas, lagi.. Pasti enak!” Kata Krystal sambil menghirup makanan itu.
“Donghae oppa sudah sarapan?” Tanya Krystal.
“Aku?” Tanya Donghae balik sambil menunjuk dirinya. “Sudah, Sudah.. Aku sudah sarapan..”

“Eonnie! Ini Makananmu..” Kata Krystal sambil menyodorkan Makanan itu.
Jessica hanya tersenyum.
“Selamat makan!!” teriak Krystal.

@10:00 AM

“Krystal, Aku ingin ke kantor dulu, ne?” Pamit Jessica lengkap dengan tasnya.
“Eh? Ini kan, Hari minggu Eonnie!” Balas Krystal.
“Ada sesuatu yang ingin kuurus supaya nanti hari senin tidak terlalu banyak pekerjaan lagi..” Jelas Jessica.
“Ooh.. Bye!”
“Bye!”

Jessica segera keluar dari Apartemennnya lalu memberhentikan taksi.

Perjalanan dari Apartemen Jessica sampai ke kantornya membutuhkan waktu 15 Menit lebih, mungkin.
Jessica membayar supir taksi itu dengan beberapa lembar 10 Won.

Office @10:20 AM

Jessica masuk ke ruangannya lalu memeriksa beberapa berkas yang ditaruh di mejanya.
“Aah.. Jessica.. Kau beruntung mendapatkan Bos yang baik hati dan perhatian padamu.. Aku diberikannya ruangan sendiri dari beberapa Asisten pekerja lainnya.” Gumam Jessica “Aisshh!! Dia kan namja yang menyebalkan!!” Teriak Jessica. Jessica yang menyadari itu langsung menutup mulutnya,

Tok Tok Tok
Pintu Ruangan Jessica berbunyi.

“Masuk!” Kata Jessica.
Jessica melebarkan matanya setelah melihat siapa yang datang.
“Kris?” Tanya Jessica. “Sedang apa kau disini?”
“Aku? Ya Sedang ingin menuju ruanganku.. Tapi mendengar seorang berteriak, Lantas aku mengetuk pintu..” Jelas Kris.

“Huh! Mengganggu saja..” Rutuk Jessica.
“Hm.. Siapa yang kau maksudkan ‘Namja yang menyebalkan’?” Tanya Kris.
“Bukan siapa-siapa!!” Teriak Jessica.
“Kau harus berlajar sopan-santun terhadapku, Nona Jung!”
“Terserah aku ingin bersopan atau tidak padamu! Aku kan sudah minta mengundurkan diri! Dasar!”
“Terserah kau…” Ucap Kris lalu berbalik dan hendak membuka pintu tapi dicegah Jessica.

“Tunggu!”
“Ada apa? Masih ingin mengagumiku?” Tanya Kris.
“Kau memang percaya diri, Tapi sekarang terlalu percaya diri!” Ucap Jessica.

“Lalu apa?” Tanya Kris lagi.
“Eh? Ini berkas yang kemarin..” Kata Jessica sambil menyerahkan beberapa berkas itu.
“Yang ini sudah diperiksa olehku dan tinggal ditanda-tangani olehmu di bagian kanan bawah, Kalau yang ini hanya diperiksa sekali lagi setelah itu diserahkan kepada seorang yang menerima berkas itu, Sedangkan yang satu ini tinggal menunggu yang bersangkutan untuk mengambilnya..” Jelas Jessica.

Kris hanya memandang Jessica yang menjelaskan itu tanpa menghiraukan Ucapannya.
“Dan yang terakhir ini terserah kau..” Kata Jessica. “Hei!! Apakah kau mendengar penjelasanku?!”
“Eh? Mwo? Wae? Ne.. Aku mendengarnya..” Kata Kris.
Jessica menganggukkan kepalanya pelan lalu kembali duduk di tempatnya.

“Apakah kau akan tinggal terus disini?” Tanya Jessica.
“Ah.. Aku segera pergi. Gamsahamnida..” Pamit Kris lalu pergi.

“Sayang dia sudah pergi…” Gumam Jessica. “Eh?! Kenapa aku begini?! Apakah aku sudah mulai menyukai namja itu?!”
Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya dan melanjutkan memeriksa beberapa berkas lagi.

@02:00 PM

Brrrgg…
Perut Jessica bergemuruh meminta diisi.

Jessica menggerutu,
“Aigo.. Memangnya ini sudah jam berapa, Eoh?!” Teriak Jessica sambil melihat Jam Tangannya.
“Oww.. Ternyata jam 2.. Wajarlah.. Ya, Selamat tinggal berkas, dan halo makanan!!” Ujar Jessica lalu keluar dari ruangannya.

Diluar ruangan, Jessica kembali bertemu dengan Kris.
“Aish! Kenapa aku harus selalu bertemu denganmu, Eoh?!” Bentak Jessica.
“Lalu kenapa kau marah-marah padaku? Ini hari minggu! Bisakah kau menghormati Atasanmu ini?” Ujar Kris.
“Tak perlu! Aku lapar dan ingin makan, Jadi, Sudahlah dulu, Tuan Wu! Permisi!” Kata Jessica lalu beranjak pergi.

“Kau ingin makan? Bersama saja.. Aku juga hendak mencari makan siang…” Tawar Kris.
“Ah, Ne?!” Tanya Jessica antusias.
Kris menganggukan kepalanya.
“Kalau begitu, Kajja! Aku sudah sangat lapar..” Kata Jessica bersemangat.
“Hm.. Kurasa kau harus lapar dulu baru bisa sopan denganku..” Ledek Kris.
“Ya! Ayolah.. Aku sudah lapar setengah mati!” Kata Jessica.

====

“Makan dimana?” Tanya Jessica setelah berada di dalam mobil Kris.
“Up To You..” Kata Kris.
“Hm.. Bagaimana kalau yang tersedia makanan Amerika? Seperti Fricasee* Resto? #authorngasalbangetyangpentingjadi” Tanya Jessica.
“Dimana tempat itu?” Tanya Kris keheranan.
“Aigo.. Disebelah Seoul Cafe!” Kata Jessica “Disitu ada berbagai macam makanan dari berbagai negara!”
“Hem.. Baiklah.” Kata Kris lalu langsung mengedarai mobilnya setelah menentukan tempat makanan.

Mereka bercanda-tawa terus di dalam mobil selagi menuju ke tempat tujuan. Tumben yah?

Fricasee Resto @02:30 PM

“Akhirnya sampai juga!” Ujar Jessica seraya keluar dari mobil Kris.

Mereka masuk bersama ke dalam Tempat makan itu.
Saat masuk, mereka disambut ramah oleh salah satu pelayan.

“Makan untuk berapa orang?” Tanya Pelayan itu.
“Dua orang..” Jawab Kris.
“Ah.. Silahkan ikut saya.” Ujar pelayan itu lalu menunjukkan meja tempat mereka akan duduk.

Pelayan itu menyodorkan Menu kepada kedua orang itu.
“Makan siang untuk Dua orang. Silahkan memilih, Regular atau Yang sedang Promo untuk pasangan?” Tanya Pelayan itu.
“Pasangan saja..” Ujcap Kris. Jessica tertegun.

“Pasangan?!” Tanya Jessica pelan.
“Sedang Promo.. Haha… Lebih murah dari regular” Ujar Kris. “Kita memang Pasangan, Jess.” Kata Kris dalam hati.

Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya sambil mendecakkan lidah.
“Baiklah, Tersedia paket 1, Yaitu Fricasee dengan Sayuran Hijau, Beef  Tenderloin, dan Makanan penutup Trio Farm Cheeses**. Sedangkan paket 2, Yaitu Special Fricasee dengan Sayur tambah Buah, Wortel Panggang, Salad Bibb, Juga makanan penutup Crumble Beri***.” 

“Kau mau yang mana?” Tanya Kris pada Jessica.
Jessica mengangkat bahunya.
“Yang 2..”
“Silahkan menunggu…”

Ket:
*) Sejenis Makanan Berkuah yang terbuat dari ayam atau daging lainnya.
**) Makanan penutup yang terdiri dari 3 Keju yang berbeda.
***) Makanan penutup yang terbuat dari buah yang dipanggang dan ditaburi remah kue.

===

“Selamat makan!” Ucap Jessica setelah makanan telah tersedia di meja.
Jessica makan dengan sangat lahap yang membuat Kris memperhatikan Jessica terus-menerus.

Jessica yang merasa diperhatikan merasa risih.
“Mengapa kau memperhatikanku terus dan tidak memakan makanamu?!” Tanya Jessica pada Kris yang kaget.
“Ah, Itu.. Anu… Ada secuil makanan di pipimu.. Dasar anak kecil!” Kata Kris linglung.

Jessica hendak mengelapnya tapi ditahan oleh Kris.
“Biarkan aku saja..” Kata Kris lalu mengambil Tissue Dan mengelap Pipi Jessica.
Saat adegan itu berlangsung, Krystal masuk bersama namjanya, Kai dan melihat Aksi itu segera bergegas menghampiri.

“Cieee….” Kata Krystal dan Kai bersamaan melihat Eonnie, dan Temannya itu.
Kris langsung menarik tangannya dari pipi Jessica. Sedangkan Jessica hanya terdiam dengan Pipi yang bersemu merah.

“Se..sedang apa kalian disini?!” Tanya Jessica waswas.
“Tentu saja sedang mencari makan, Eonnie!” Jawab Krystal
“Bolehkah kita bergabung?” Tanya Kai yang ingin ikut dalam pembicaraan itu.
“NE!!” Jawab Kedua orang yang duduk.

“KRYSTAL!! KAU DATANG DISAAT YANG TIDAK TEPAT!!” Bentak Jessica dalam hati.

“Jangan! Kita kan tidak ingin merusak Moment indah dari…. em.. Pasangan baru?” Kata Krystal Meledek.
“Tidak!! Kalian… em.. Tidak merusak apa-apa! Silahkan bergabung..” Kata Kris secepat kilat.
“Dan…. apa ini?! Kalian memesan Menu Makan Siang untuk Pasangan?!” tanya Krystal Histeris.
“Hush!! Diam! I..ini bukan kok!!” Elak Jessica.
“Hehe.. Baiklah.. Kami sudah lapar.. Sebaiknya cepat makan..” Kata Krystal dan Duduk diseelah Jessica sedang Kai duduk disebelah Kris.

Satu pasangan yang baru datang itu ribut mengoceh-oceh dengan riang sedangkan dua orang lagi sibuk dengan pikiran masing-masing. Sampai dikagetkan oleh Krystal.
“Eonnie! Apakah eonnie masih ingin ke kantor lagi? Aku sudah mau pulang!”

“Ah? Ne? Apa Yang kaukatakan?” Tanya Jessica yang baru terbebas dari dunia lamunanya itu.
“Aish! Tadi kukatakan…….” Kata-kata Krystal dipotong Jessica, “YA! Aku mau apapun yang kaukatakan lagi..” Jawab Jessica cepat.
“Oke… Baiklah! Kajja!” Panggil Krystal.
“Ne, apakah kau bermaksud meninggalkan namjmu disini?” Tanya Jessica
“Hmm, Ne.. Iya kan? Jarak rumah kita dan Dia jauh.. Jadi Kami sering pisah sebelum pulang..” Jelas Krystal.
Yang ditanya Hanya Mengangguk.

Kris yang masih berada dalam dunia lamunannya hanya ditinggalkan ketiga orang yang baru saja pergi.
Tidak tau kapan dia keluar dari Rumah makan itu.

Jung Sister’s House @03:00 PM

Jessica dan Krystal berjalan kaki menuju apartmen mereka.

“Krys, Donghae mana?” Tanya Jessica.
“Waeyo?” Tanyan Krystal Balik “Apakah Eonnie kangen padanya?”
“Kangen padanya?!” Pekik Jessica. “Tidak sama sekali! Aku hanya bertanya..”
“Ouh.. Tadi dia mendapat telpon dari orang tuanya menuruh kembali ke rumahnya.” Jawab Krystal.
“Oh, Begitu..”

Krystal membuka pintu rumah mereka lalu masuk.
Jessica segera Mencari Novelnya yang belum selesai ia baca, lalu Krystal yang sibuk dengan Pekerjaan Rumah.
Rasanya Jessica masih lapar, Belum puas dengan apa yang dimakannya tadi.
“Sica Eonnie! Aku ingin keluar dulu, ne?!” Pamit Krystal didepan kamar Jessica.
“Hah? Baru sja pulang!!” Kata Jessica hendak menahan Dongasaengnya itu untuk pergi.

“Aku baru saja ingat bahwa aku ada Janji mengerjakan tugas Sejarah Korea dengan Kelompokku!” Krystal tetap diam pada pendiriannya.
“Baiklah.. Kalau begitu, Aku ingin pergi ke rumah Sunny! Setidaknya, untuk mengobati rasa bosanku disini yang hanya ditemani TV, Handphone, dan juga Novel.” Jawab Jessica.
“Ne, Kajja..” Panggil Krystal.

Mereka sama-sama pergi ke luar rumah dengan baju yang sudah pasti beda.
Jessica dengan T-Shirt biru ditambah celana Jins. Sedangkan Krystal memakai Kaos bertali dengan dilapisi Sweater juga Celana Stretch Panjang. Katanya, Rumah temannya itu sama seperti di Kutub Utara.

Mereka memberhentikan taksi lalu masuk ke dalamnya. Sekali itu, Arah mereka sama. Sunny dan Teman Krystal bertetangga.
Akhirnya Krystal Turun duluan. Setelah itu menyusul Jessica.

Jessica sekali lagi membayar ongkos naik taksinya kepada Sopir itu.

 

Ting Tong…

Dari dalam terdengar jawaban dari orang yang ditunggu Jessica, “Ne, Sebentar!”
Lalu Sunny membuka pintu.

“Ah, Annyeong Sica-ya!” Sapa Sunny dengan Senyuman lebar yang menghiasi wajahnya.
“Annyeong, Sunkyu..” Balas Jessica. Jessica tau Sunny benci nama Aslinya.
“Yak! Jangan memanggilku seperti itu!” Sunny cemberut.
“Haha~ Jangan begitu dong.. Aegyomu langsung buruk jika kau cemberut.” Ledek Jessica yang membuat Sunny tertawa.

“Ne, Kajja masuk!” Ajak Sunny.
Jessica masuk ke dalam ruang tamu Sunny.

“Wah.. Ada saudaramu rupanya yang datang..” Celetuk Jessica melihat ada Balita di Ruang tamunya.
“Eo~ Dia diantarkan Eommaku, Anak ini Anak Teman Eommaku. Minta dijaga sampai besok. Namanya Han Sunhwa” Jelas Sunny.
“Umurnya berapa?” Tanya Jessica.

“Du..a.. Tambak Satuh!” Celetuk Sunhwa tiba-tiba.
“Tambak?” Tanya Jessica.
“Tambah..” Kata Sunny memperbaiki.

“Dua tambah Satu.. Berarti umurnya Tiga!” Ucap Jessica. “Iya kan?” Jessica mencubit gemas Pipi Sunhwa.
“BUKAN!!” Teriak Sunhwa.
“Tadi kaukatakan Dua tambah satu..” Jelas Jessica.
“Ani..yo..Dua ditambag sathu” Kata Sunhwa.
“Tambag, Bahasa baru ya?” Tanya Jessica sebal.
“DUAAAAAA!!” Teriak Sunhwa.
“Dia masih berumur Dua.. Bulan depan Bertambah satu..” Jelas Sunny cekikikan.
“Mengapa kau baru bilang sekarang?” Tanya Jessica geram.

Sunny tertawa melihat Jessica.
Jessica kan tidak terlalu suka dengan bayi dan juga balita.

“Hahaha~ Sudahlah, Ada Apa kau datang kemari? Tidak biasanya..” Ucap Sunny mengalihkan pembicaraan.
“Untuk mengurangi rasa bosanku~” Jawab Jessica
“Aku kebelakang sebentar, ingin mencuci tangan. Baru saja menyuapi Sunhwa.
Jessica mengangguk lalu  mendudukkan dirinya di Sofa yang penuh dengan Botol, mainan, dan pakaian Sunhwa.

“Uwwaaa!!!!”

 

TBC

Readers, TBC dulu ne?
Untung dapet ide adek balita di rumah Sunny~ Wakakak..

Ditunggu RCL~
Pai!!

 

Advertisements

16 thoughts on “Be My Girl – Chapter Two

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s