[Prolog] Secret

cover secret

Kirha’s present

[PROLOG]

S  E  C  R  E  T

Wu Yi Fan and Min Hara

Fantasy | Romance | General

S  E  C  R  E  T

Cengkraman pria berpakaian serba putih itu semakin erat dileher Kris. Kris hanya sedang berusaha terlihat tenang walaupun saat ini hidupnya sedang dipertaruhkan. Dalam keadaan seperti ini Kris bukan tak bisa melakukan apa-apa. Kris bukanlah seorang iblis yang bodoh dan lemah seperti yang dikira oleh malaikat itu. Dia hanya sedang menunggu gilirannya. Giliran untuk balik menyerang. Bukankah sang pemenang memang akan terlihat kalah diawal pertandingan.

“kau benar! Para iblis itu sudah mengingatkanku akan hal ini. Tapi aku terlalu keras kepala” pria itu tertawa kecil mendengar perkataan Kris.

“bumi memang terlihat menggoda bagi kalian para iblis. Kami memang sengaja membuatnya terlihat seperti itu dimata kalian agar kami dapat dengan cepat memusnahkan kalian yang terpancing” cengkraman malaikat itu semakin erat.

“tapi bukankah kau tau iblis dari golongan apa aku ini?”

“golongan Fimlia. Golongan yang tidak sama seperti iblis pada umumnya. Iblis yang sebenarnya dapat bersahabat baik dengan manusia, bukan begitu Prince Kris?”

“kau bahkan mengetahui siapa diriku”

“tentu saja! Pangeran iblis dari golongan Fimlia yang sejak kecil ingin sekali turun ke bumi. Tetapi, tidak peduli siapa dan dari golongan apa dirimu yang namanya iblis jika turun ke bumi harus dimusnahkan” Kris hanya mendengus. Menunggu giliran menyerang seperti ini terasa menyebalkan.

“dan aku merasa sangat terhormat jika dapat memusnahkan dirimu, Pangeran Iblis Fimlia” malaikat itu kini tertawa bangga. Merasa punya kesempatan Kris dengan cepatnya meraih lengan malaikat yang melingkar dilehernya itu dan memutarnya sehingga malaikat itu jatuh terseungkur. Tapi ada yang dilupakan Kris.

“bodoh!” dengan masih sedikit meringis kesakitan malaikat itu bangkit dan berdiri. Tapi mata Kris bukan terpaku pada malaikat itu yang masih mampu berdiri padahal Kris membantingnya dengan cukup keras. Mata Kris kini tertuju pada sesuatu yang berkilau yang kini berada ditangan malaikat itu.

“kau melupakan ini rupanya” malaikat itu sedikit melepaskan sesuatu yang ada ditangannya itu sehingga menjadi tergantung pada genggamannya. Itu adalah kalung yang tadinya ada dileher Kris. Rupanya malaikat itu menariknya dari leher Kris ketika dibanting Kris tadi.

“bukankah kau akan menjadi lemah jika tanpa ini?” sebuah smirk terukir dibibir malaikat itu ketika melihat Kris tiba-tiba jatuh tersungkur ditanah. Dengan kejamnya malaikat itu melemparkan kalung milik Kris itu ke sembarang tempat dan entah jatuh dimana.

“wah! Lihatlah. Secepat inikah reaksinya?” malaikat itu tertawa. Terdengar seperti tawa kemenangan.

“lihatlah! Sayapmu mulai rontok secara perlahan” malaikat itu kembali tertawa.

“dan ijinkan aku memberi balasan atas apa yang kau lakukan tadi padaku” malaikat itu langsung melayangkan sebuah serangan yang tercipta dari tangannya dan serangan itu menuju ke arah Kris. Kalau saja Kris tidak mengumpulkan tenaganya yang tersisa mungkin serangan itu mengenai langsung pada dadanya. Tapi berkat Kris yang berhasil menghindar serangan itu tak mengenai dadanya tapi malah mengenai bahu kanannya. Kris menjerit.

“wah..wah.. ternyata kau masih mempunyai tenaga ya. Tapi lihatlah sayapmu, mereka sudah hampir habis. Aku tak menyangka semudah ini aku dapat membunuh seorang Pangeran iblis”

“tertawalah sepuasmu” Kris masih menatap tajam ke arah malaikat itu.

“masih bisa bicara juga rupanya. Lihatlah sayapmu kini sudah tiada. Dan cukup sedikit serangan dariku kau akan dengan mudahnya kembali ke tempat asalmu. Neraka” malaikat itu baru saja menganggkat tangannya untuk menciptakan serangannya tiba-tiba Kris berdiri dengan masih menahan bahu kanannya yang terluka.

“apa kau benar-benar tau soal kami? Para iblis ras Fimlia?”

“bukankah aku sudah menjelaskan semuanya padamu tadi?”

“tampaknya hanya sebatas itu pengetahuanmu” kini giliran bibir Kris yang terukir sebuah smirk.

“kau memang tau kelemahanku. Dan bahkan dengan cepat kau menggunakan itu untuk melumpuhkanku. Tapi kau tak tau ketika kau melakukan itu, sama saja kau membuat kelemahanmu sendiri” malaikat itu menatap Kris dengan tatapan yang menunjukkan bahwa dia tidak mengerti dengan penjelasan Kris.

“kau menunggu sayapku rontok semua untuk menyerangku agar aku tak dapat melawan. Tapi taukah kau? Dengan rontoknya sayapku yang terakhir tadi itu berarti aku menjadi seorang manusia sekarang” kini malaikat itu terlihat terkejut bukan main.

“dan setauku malaikat sepertimu tak bisa membunuh manusia. Sekalipun malaikat maut, kalian tak bisa membunuh manusia begitu saja. Dan lihatlah kini diriku seorang manusia. Mempunyai detak jantung dan darah yang sama dengan manusia. Bukankah terlihat aneh seorang iblis sepertiku mengeluarkan darah yang berwarna merah segar seperti ini? kuharap kau tak melupakan warna darah kami para iblis.” malaikat itu baru saja menyadari kebodohannya.

“cih! Kau bisa saja tidak mati ditanganku. Tapi dengan luka seperti itu tak akan ada yang dapat menolongmu ditempat seperti ini. Kecuali kau bisa mendapatkan kalungmu dengan cepat.” Tepat setelah mengatakan itu malaikat itu kini menghilang entah kemana. Menyisakan Kris seorang diri dengan luka yang masih menganga lebar dibahu kanannya.

owari^^v~

hahaha *kenapa malah ketawa* #ditimpuk
setelah lama gk buat fanfic akhirnya kirha kembali dengan sebuah project fanfic. sebenarnya nih fanfic mau diikutin kontes fanfic yang hadiahnya lumayanlah novel yang sampe sekarang kirha blum dapet pdahal suka banget *kok jadi curhat* karena keterlambatan kirha dan kecerobohan kirha jadi kirha gk jadi ngirim-_- kirha buatin prolog aja buat project kirha untuk meramaikan kembali blog tercinta kirha yang mulai ditinggalkan para readers yg kebanyakan adalah silent reader.. T_T

jangan pernah pergi tanpa meninggalkan jejak! kalo gk mau kirha doain gk bakalan ketemu bias dimimpi.. ahahaha #dibanting

Advertisements

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s