Be My Girl – Chapter Four

BeMuhGul

Title:
Be My Girl [TEASER]

Author:
flosica52

Genre:
Romance, Friendship, littlebit Comedy

Length:
Chapter

Rating:
PG or T

Main Casts:

  • Jessica SNSD
  • Kris EXO-M
  • Donghae Super Junior

Other Casts:

  • SNSD Members
  • Support Casts.

Disclaimer:
Fanfiction asli dari jerih payahku sendiri.
Tidak ada unsur kesengajaan jikalau Alur Cerita, Jalan Cerita, Tokoh, dan lain-lain SAMA.
Jangan Memplagiat FF ini!
DONT COPAS THIS FANFICT AND CLAIM IT YOURS!

A/N:
Lebih baik jangan Baca FF ini jikalau tidak suka dengan main cast-nya!
Untuk mengurangi Pem-BASHING-an.
Hnya ada Author POV

Enjoy~

Read First:
TEASER || Chapter 1  || Chapter 2  || Chapter 3

Be My Girl~

LAST CHAPTER

Jessica membuka tasnya.
“oh Tidak! Jangan Bilang…”

Jessica makin mengaduk-aduk isi tasnya untuk mencari kunci.
“Ketinggalan di dalam Apartmen!!!”

CHAPTER 4

 

“Aku harus menunggu berapa lama sampai Krystal pulang nanti?” Tanya Jessica sambil mengacak-acak rambutnya Frustasi. “Aku harus meneleponnya!”

Tuutt Tuutt Tuutt..
Sambungan telepon terputus.

Saat itulah Jessica ingat bahwa Krystal mematikan Handphonenya itu karena tidak ingin diganggu. Sekarang apa lagi?

 

Jessica sekarang berharap ada orang yang bisa diajak berbicara. Tetangganya? Tak mungkin! Sunny? Mana Mungkin! Krystal? Tak pernah mungkin!

“Tuhan~ Jika ada seorang yang mengajakku bicara saat ini, Walaupun orang yang kubenci dengan sangat.. Pasti aku akan senang sekali!” Gumam Jessica.

Seperti keajaiban~ Ada sebuah mobil lewat didepan rumah Jessica dan berhenti. Jessica memiringkan kepalanya penasaran. Setelah itu, Mobil tadi mundur lalu parkir didepan rumah Jessica. Sepertinya dia mengenal mobil itu.. Mobil itu Kepunyaan………. Kris!

Kaca depan tempat Sopir terbuka. Dan benarlah.. Kris ada Didalam mobil yang cukup, bukan! Sangat mewah.
“Hei! Nona Jung! Sedang apa berdiri seperti patung disitu?” Tanya Kris sambil berteriak mencoba mengalahkan deru angin dan hujan yang dengan derasnya turun. Jessica tetap mematung terus melihat Kris didalam mobilnya.

Namja itu terlihat begitu tampan dengan hanya memakai baju biasa. Bahkan terlihat berbeda dari biasanya.

“Halo! Aku tau aku memang sangat amat tampan.. Tapi bisakah jangan memandang seperti itu?” Goda Kris.
barulah saat itu Jessica tersadar dari lamunannya.
“Eoh? Apa katamu barusan?” Tanya Jessica linglung.
“Tak jadi.. Kau mau berbelanja denganku?” Ajak Kris.
“Berbelanja?” tanya Jessica.

“Kau itu kan wanita! Masa berbelanja saja tidak tau?” Ejek Kris dengan nada yang sangat em… Mengejek?
“Yak! Babo! Tentu saja aku tau.. Maksudnya berbelanja ditengah hujan lebat seperti ini?! Kurasa aku tak mau!”

Serasa mendengar perkataan Jessica, Hujan itu menjadi semakin lama semakin pelan dan Akhirnya berhenti dengan cepat dihadapan mereka.
“Itu, kan? Bagaimana?” Tawar Kris satu kali lagi.
“Eh? Baiklah..” Jessica mengangguk pasrah. Walaupun dalam hati dia bersorak-sorak saking gembiranya diajak oleh orang yang selama ini ia kagumi tapi ditutupi.

Di dalam mobil, Jessica hanya diam saja. Jessica lebih memilih untuk membaca novel yang dibawanya. Sedangkan Kris sibuk menyetir mobil.

“Jangan membaca saat kendaraan berjalan~ Membuatmu sakit mata..” Ucap Kris pada Jessica sambil terus fokus ke jalanan.
Jessica tertegun untuk sesaat. Tapi ia langsung menyadarinya dan langsung merespon dengan cepat.
“Ya,ya! Apapun yang kaubilang!”
Jessica menutup mulutnya. Mana mungkin dia ada keberanian untuk mengatakan hal semacam itu?!
Jessica merutuk-rutuk dalam hati karena kebodohannya sendiri. Pasti namja itu akan menyadari yang sesungguhnya! Kecuali kalau ia tidak terlalu menaruh minta paa pembicaraan itu.
“Apapun yang kubilang, eh?” Tanya Kris langsung.
“Hah?! Tidak, tidak! Aku hanya membaca adegan dalam novelku ini!” Elak Jessica.

“Tak ada adegan ‘Apapun yang kaubilang’ di dalam novel itu.. Aku sudah membacanya Berkali-kali. Judulnya Lima Sekawan – Memburu Kereta Api Hantu.. Kan? Pengarangnya pasti Enid Blyton~” Tebak Kris.
Jessica kembali membulatkan matanya. Ia Tak percaya. Kris?! Membaca Novel anak-anak remaja seperti itu? Mana mungkin!
“Mworago?! Anniya! Tak mungkin kau membaca buku ini..!” Teriak Jessica.

“Hm.. Coba kau buka daftar isi. Didalamnya ada Sembilan belas bab. Bab pertama judulnya Liburan panjang sedangkan yang paling terakhir adalah akhir pengalaman seru.. Iyakan?” Tebak Kri lagi. Dan lagi-lagi jawabannya benar. *authornumpangpromosinoveldaripengarangterbaikinggris.

“Darimana kau tau?!” tanya Jessica penasaran.
“Sudah kubilang aku sudah membacanya berkali-kali!” Jawab Kris. “Kemarikan buku itu!”

“Ah.. ini pasti cetakan kesembilan belas..” Kata Kris.
“Benar! dan darimana kau tau itu?” tanya Jessica.
“Di halaman sebelum daftar isi ada tersedia informasi yang ingin kauketahui..” Jawab Kris enteng.

“Hah! Kalau begitu~ Kita mau belanja dimana?” Tanya Jessica.
“Disalah satu tempat.” Jawab Kris pendek lalu setelah itu diam.

Jessica sekarang menyibukkan diri dengan Handphonenya. Mencoba menghubungi Krystal. tapi Krystal tetap diam dalam pendiriannya. Ponselnya tetap dimatikan. Dan Jessica bingung ingin mengatakan apa padanya sewaktu pulang nanti. Fiiieeemmpp…

Mobil telah diparkir oleh Kris disalah satu pusat pembelanjaan terbaik kota Seoul.

“Seoul Shopping Centre..” Gumam Jessica.

Seoul Shopping Centre @4:20 PM

 

“Aku mau itu! Tidak~ tapi yang itu! kurasa bagusan yang ini.. Bukan! ini yang terbaik.. Aduuh! Ternyata mahal sekali! Aku tak tau memilih mana!!” Kata Jessica histeris yang terus melihat-lihat Baju, sepatu, juga tas.

“Pilih saja sesukamu..” Sambung Kris.
“Bolehkah? Tapi aku tak membawa uang. Satu Won saja tidak punya!” Kata Jessica.
“Kubelikan untukmu!” Jawab Kris.

Jessica kaget. Juga senang degan jawaban Kris yang itu.

Dengan segera ia memeluk tubuh Kris yang jauh lebih besar dari dirinya itu. Kris hanya tersenyum dan membalas pelukan Jessica.
Jessica yang sadar itu langsung melepaskan pelukannya itu.
“Mianhae~ aku tak bermaksud..” Kata Jessica sambil membungkukkan badan.

“Tak perlu meminta maaf” Ujar Kris.
Jessica menatap wajah Kris lekat-lekat.

Tak sadar, Wajah mereka telah berdekatan..
Mereka bisa saling merasakan detak jantung masing-masing. Juga mereka bisa saling merasakan hembusan nafas menyentuh wajah. Mereka sudah menutup mata menikmati momen itu.
“Permisi, Nyonya, Tuan.. Anda tak bisa berlama-lama disini.. Kami sedang memperbaiki bagian Shopping ini..” Ujar Seorang petugas.

“Ah.. tentu saja..” Jawab Kris lalu segera pergi diikuti oleh Jessica.
Suasana begitu sangat canggung setelah kejadian tadi.

“Nah, Kau hanya akan berdiri disitu dan menunggu malam?” Tanya Kris mencairkan suasana.
“Ah, Ya! Kesana saja.. Aku dengar ada banyak baju bagus disana!” Ajak Jessica.
Kris hanya mengikuti Yeoja itu.

Jessica memilih 2 buah Gaun yang cocok untuk dipakai keluar rumah.. Dan Kris membelikannya.
Yang paling membuat Kris heran adalah, Mengapa Jessica masuk ke bagian Pria? APakah dia ingin membelikan sesuatu untuk seseorang? Mungkin orang yang disukainya?

“Ini sangat cocok denganmu!” Kata-katanya menyadarkan Kris yang tengah berkecamuk di pikirannya.
“Degnanku?” tanya Kris keheranan.
Jessica mengangguk mantap.
“Ne, AKu memilihkan baju yang bagus untukmu.. Bagaimana menurutmu?” tanya Jessica.
Kris hanya mengangkat bahu.

“Kau ini bagaimana sih! Mengajakku berbelanja tapi kau sendiri tidak memborong satupun barang!”

Memang betul~ Kris sengaja lewat dideoan rumah Jessica untuk melihat-lihat keadaan dirumahnya. Tapi karena Jessica kebetulan sedang berada diluar dan Kris berhenti didepan rumahnya, Cukup membuat Jessica curiga. Jadi Kris memutar otak dan langsung mengajak Jessica pergi berbelanja. Dia sama sekali memang tak berniat belanja, dia hanya ingin bertemu dengan Jessica, Menghabiskan waktu dengannya.

“Eh? Aku kurang baik dalam berbelanja…” Kata Kris. Sebenarnya dia itu Fashionable.. tapi saat dengan Jessica? Otaknya serasa tercuci.
Tiba-tiba Jessica memegang tangan Kris lalu menariknya menuju kamar ganti dengan baju yang ia pilihkan.
“Coba pakai baju ini! Pasti akan terlihat bagus denganmu!” Kata Jessica sambil tersenyum riang.
Kris segera luluh dengan tatapan itu. Ia hanya mengangguk dan mengambil baju dari tangan Jessica dan masuk ke kamar ganti.

Kris menyandarkan dirinya ke kaca besar yang ada di dalam situ. Dia menatap dirinya sendiri.

“Oke, Kris.. Kau ini adalah atasannya.. Bersikaplah biasa..” Kata Kris lalu menghembuskan nafas panjang.

Ia mengganti bajunya dan memakai baju yang dipilihkan Jessica untuknya. Kris menatap dirinya yang kedua kali di cermin. Dia tersenyum yang makin membuat penampilannya menarik.
“Hei.. Kurasa dia memang Ahli dalam urusan fashion..” Gumam Kris.

“Kris! Kau sudah atau belum! lama sekali..” Panggil Jessica dari luar.
Kris membuka pintu kamar ganti tersebut lalu keluar.
“Bagaimana?” tanya Kris.

Jessica tersenyum. Ternyata pilihannya sangat bagus ditubuh Kris. Penampilannya sngat tampan~ Bahkan mungkin seluruh pelayan wanita disekitar situ menatap Kris. Senyum Kris membuat Jessica Speechless. Ditambah dengan Tuksedo yang ia pilihkan. sangatlah cocok! Daebak~

“Wow! Tak kusangka~ Ternyata ini sangat cocok padamu!” Kata Jesica memuji.
“Yang ini kubelikan untukmu..” Kata Jessica.
“Katanya tak membawa uang?”
“Tapi aku membawa kartu kredit..” Jawab Jessica. “Ini satu lagi.. Sementara kau berada di dalam kucarikan lagi yang bagus untukmu..”

Kris tertegun.

Jessica begitu peduli terhadap penampilannya yang super acak-acakan itu. Kris mengangkat bahu lalu mengambil baju yang disodorkan Jessica.

Sekali lagi ia berganti baju dan Keluar dari kamar ganti.
Jessica menganggukan kepalanya melihat Kris memakai T-Shirt abu-abu polos yang dipilih Jessica.
“Daebak! So Cool~” Puji Jessica lagi.

Kris hanya tersenyum.

“Gantilah dengan semula~ Aku akan membayarnya..” Ucap Jessica.

 

Kris segera masuk lagi dan berganti baju dengan semula yang ia pakai.
Setelah melihat tampilannya dicermin, ia membelalakan matanya.
“Ternyata aku memang Pria berantakan..” Gumamnya yang melihat pantulan dirinya dengan baju Aneh. Pantas saja Jessica membelikan baju yang bagus.

ia Keluar dan langsung ditarik oleh Jessica ke bagian sepatu.
“Sepatu?” Tanya Kris.
“Untukmu.. Kau berjalan dengan sepatu yang sudah agak kekecilan itu? Sangat tak cocok dengan baju yang kubeli..” Jawba Jessica.
“Sejak kapan kau peduli terhadap penampilanku?” tanya Kris.
Jessica mengangkat bahu. “Entahlah.. Kajja!”

Jessica memilih-milih sepatu disitu. Dia memilih Sepatu, bukan! Sandal keluar yang sangat bagus kualitasnya. Dia memang berbakat dalam Fashion.
“Kurasa ini sangat cocok dengan ukuranmu! Apalagi jika dipakai dengan baju tadi!” Kata Jessica.
“Jadi sekarang kau mengagumiku?” Goda Kris.

“Yak! Aku hanya membantumu agar kau terlihat lebih rapi..” Kata Jessica sambil meneruskan pencarian sepatu.
“Coba pakai~” Katanya

Kris memakai Sandal itu dan Tadaa!! Sandal itu cocok digunakan oleh Kris..
“Nah, Kau kelihatan lebih… em.. Fresh sekarang..” Kata Jessica. “Ayo lepas lagi!”

Kris melepas sandal itu lalu akhirnya ditarik kembali oleh Jessica menuju Kasir.
Jessica menggesek Kartu Kreditnya. dan Akhirnya Proses pembayaran selesai.

“Gomawo sudah berbelanja disini~ Silahkan kembali lagi kapan-kapan.. Kalian memang pasangan yang berbahagia.” Ucap Petugas di Konter itu sambil tersenyum.
“Ne, Cheonmanayo.. tapi kami bukan Pasangan.” Jawab Jessica cepat.
“Oh, Sayang sekali.. Kalian berdua terlihat cocok~” Kata petugas itu.

Jessica hanya mejawab dengan sebuah senyuman. Kris Juga.

Kris mengatarkan Jessica pulang kerumahnya. Jessica sudah tertidur karena ini memang sudah jam 7 Malam.

 

Kris membangunkan Jessica perlahan.
“Hei~ Sleeping Beauty.. Ireona! Sudah sampai..” Panggil Kris sambil mengguncang pelan tubuh kecil Jessica.

Akhirnya Jessica bangun~ Tatapan mereka bertemu di tengah-tengah.
Sekali lagi, mereka mendapatkan momen indah.
Wajah mereka saling berdekatan. Bahkan saat ini posisi Kris berada diatas Jessica.
Nafas masing-masing sangat memburu. Detak jantung mereka tidak stabil.

Bibir mereka hanya tinggal beberapa senti saja.. Mereka hanya terlarut dalam suasana malam yang begitu hening. Menutup mata. Hanya itu yang mereka lakukan.

 

Chu~~

Akhirnya kedua bibir itu bersentuhan. Agak Lama juga mereka berciuman. Sekarang Kris telah memeluk Jessica. Tak ingin satu detik pun terlewat dengan sia-sia saja. Ingin sekali merasakan ini setiap hari, setiap saat. Akhirnya, Kris melepaskan ciuman mereka. Dia mengelap bagian bawah bibir Jessica yang basah. Jessica hanya tertunduk malu dengan perlakuan Kris yang sangat berbeda. Semburat warna merah muda ada di Kedua pipinya. Kris yang menyadari suasana Canggung itu segera mencairkan suasana.

“Sekarang ada baiknya kau pulang~” Kata Kris memecahkan keheningan.
Jessica mengangkat kepalanya lalu setelah itu keluar dari mobil Kris.

Sebelum meninggalkan Jessica, Kris melambaikan tangannya pada Jessica.
“Gomawo atas baju yang telah kau pilihkan tadi!”

 

Jessica tersenyum lalu balas melambai.
Bagaimana sikapnya nanti kalau masuk kantor hari senin? Bagaimana menceritakan ini pada Krystal? Bagaimana aku menjaga sikapku nanti? Seluruh pertanyaan itu berputar terus di benak Jessica. Dia memegang pipinya. Walaupun itu bukan First Kissnya, Tapi Jessica merasa ciuman itu adalah sebuah tanda. Tanda yang sangat baik. Tapi ia masih belum tau tanda apa itu..

 

Jung Sister’s House @7:15 PM

 

Ternyata pintu apartemen terbuka.
Terdengar Suara TV di dalam kamar Krystal. Jadi ia masih bangun.

“Eonnie! Kaukah itu?!” Teriak Krystal dari kamarnya.
“Ne! ini Aku!” Jawab Jessica sambil berteriak pula.

“Eonnie darimana saja? Mengapa eonnie pulang larut? Tak biasanya..” Kata Krystal yang telah berada didepan mata Jessica.

“Aku Shopping..” Jawab Jessica sambil menjulurkn lidahnya, Ia tau kalau Krystal tak suka kalau Eonnienya pergi belanja sedang ia tak diajak.
“Eonniee!!” Teriak Krystal “Dengan Namja… em.. Namja yang di Fricasee Resto itu kan? Sedang makan bersamamu? Ohya! Dia bosmu! Kalian sangat cocok bersama,..” Kata Krystal.

“Hhh..” Jessica teringat kata petugas tadi bahwa ia dan Kris cocok.
Jessica hanya tersenyum.
“Terserah..” dalam Hati Jessica tertawa sekencang-kencangnya.

 

To Be Continued

NEXT CHAPTER on Be My Girl Chapter Five.

“Aku tak bisa membohongi perasaanku yang sesungguhnya..”

===

“Aku mengerti, Cuma.. Aku tak bisa hidup tanpamu..”

===

“Semua orang telah tau.. Nona Jung!” 

===

“Kita kembar, dan tak seorangpun tau!” 

===

“Masalah menjadi banyak!”

===

“Dengan begini, Aku bisa mengecoh namja itu agar meninggalkanmu!”

===

“Aku bersedia menjadi seorang yang penting dihatimu~”

Annyeeeoonnggg!!!

Gimana Hasil FF ini?
Bolehkah?

Akhirnya aku mutusin Post satukali hari ini!! Aah.. Tak percaya deh.. Plus, aku kasih bocoran dikit nih.. tuh udah ada Next Chapternya.. Maksudnya yang ada kata Kita kembar itu.. Jessica punya Kembaran.. Yaitu… Adadeh!! Cari tau aja nanti di next Chapter.. :p

RCL yaa!!

Advertisements

11 thoughts on “Be My Girl – Chapter Four

  1. Good job kris … Cerdik … Pura2 mau berbelanja …
    Wkwk … Kris pintar … Ciye ciye jessica memperhatikan cara berpakaian kris ni ye … Suit suit
    Ommo … Chu … ?? … Duar… – nyalain krmbang api … – … KYA … Kris mencium jessica …. Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ. Akhirnya ….. Muach ….. Kris – sica Memang di takdirkan jd pasangan …

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s