Be My Girl – Chapter Six

BMGPart6

Title:
Be My Girl

Author:
flosica52

Genre:
Romance, Friendship, littlebit Comedy

Length:
Chapter

Rating:
PG or T

Main Casts:

  • Jessica SNSD
  • Kris EXO-M
  • Donghae Super Junior

Other Casts:

  • SNSD Members
  • Support Casts.

Disclaimer:
Fanfiction asli dari jerih payahku sendiri.
Tidak ada unsur kesengajaan jikalau Alur Cerita, Jalan Cerita, Tokoh, dan lain-lain SAMA.
Jangan Memplagiat FF ini!
DONT COPAS THIS FANFICT AND CLAIM IT YOURS!

A/N:
Lebih baik jangan Baca FF ini jikalau tidak suka dengan main cast-nya!
Untuk mengurangi Pem-BASHING-an.
Hnya ada Author POV

Enjoy~

Read First:
TEASER || Chapter 1  || Chapter 2  || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5

Be My Girl~

LAST CHAPTER

“Krystal, kau tak boleh mengikuti kebiasaan burukku! Jangan mengikuti sikapku!” Kata Jessica.
“Aku tak mengikuti sifatmu.. Tapi sikap Appa yang dingin juga bisa menurun padaku.. Jangan menggangguku!” Bentak Krystal.

“A..apa yang salah denganku?” Tanya Jessica.
“KAU MENGINGKARI JANJIMU!!” Teriak Krystal dari kamarya.
“Janji? Janji apa?” Tanya Jessica pelan.

CHAPTER 6

Jung Sister’s House @6:00 PM. 

Krystal bangun dengan matanya yang bengkak.
Ia tau, ia harus membangunkan Jessica. Tapi tidak, ia tidak ingin.

Krystal mengambil jam weker dari laci mejanya lalu masuk ke kamar Jessica.
Dia memasang alaram pada jam 6:15. Saat itu pasti Krystal sudah pergi.

Krystal segera memakan sarapannya. Tak lupa dia membuatkan satu lagi untuk Eonnienya.

@6:15

Alaram berbunyi dikamar Jessica.
Jessica terbangun dengan paksa karena alaram itu tepat berada di telinganya,
“Krystal?” Gumam Jessica.

“Ah.. Pasti dia yang masuk dan menyalakan alaram ini. Pasti dia sudah pergi..”

Dan benar, Krystal sudah pergi 5 menit lalu. Tanpa membangunkan Eonnienya..

Jessica segera bersiap dan memakan sarapannya yang dibuat oleh Krystal.
“Aku harus tinggal terus dirumah untuk menjaganya terus.. Kalau dia marah padaku, Aku akan berhenti kerja..” Kata Jessica.
Jessica meninggalkan Note kepada Taeyeon.

Setelah itu, ia pergi ke Kantor.

Office @7:00 PM

Jessica sekarang berada di ruangan Kris untuk mengundurkan diri kesekian kalinya~

“Mengapa kau ingin berhenti tiba-tiba?” Tanya Kris setengah berteriak.
“Aku… Punya masalah..” Ucap Jessica.
“Dan apa masalah itu?” Tanya Kris lagi.
“Ini urusan pribadiku. Kau tak berhak untuk tau. Mianhae..” Jelas Jessica.
“Baiklah.. Tapi mengapa harus berhenti?” Katanya, “Apakah aku terlalu memaksa?”
“Aniya.. Bukan begitu. Aku berhenti agar masalahku bisa cepat selesai.” Jawab Jessica.
“Kalau begitu biarkan aku membantumu..” Tawar Kris

“Mianhae, Tapi tidak boleh..” Jawabnya,
“Tapi kita masih bisa saling berhubungan kan?” tanya Kris.
Jessica mengangguk mantap, “Pasti!”

Kini, senyum mengambang di wajah keduanya.
“Aku pergi dulu..” Kata Jessica sambil membungkukkan badannya.
“Ne, aku akan datang tiap pekerjaanku selesai di rumahmu!” Teriak Kris karena Jessica telah berada di luar Ruangannya,

Jessica berjalan keluar dari ex-Kantornya.
Tak tau kemana, Ia memutuskan untuk pergi ke Rumah Sunny~

Meanwhile~
Jung Sister’s House @8:00 AM

Taeyeon menguap sambil meregangkan badannya yang terasa amat kaku karena baru bangun tidur.
“Ahh.. Nikmatnya udara pagi Kota Seoul..” Gumam Taeyeon pelan.

“Eh, Mengapa sepi sekali?”

Taeyeon segera melirik ke dalam kamar Jessica. “Tak ada orang..”
Dia melihat juga ke kamar Krystal. “Tidak ada juga..”
Akhirnya ia ke dapur. “Tak ada? Bagaimana ini?”

Taeyeon menemukan Note yang dialamatkan pada dirinya,

Taeyeon,
Jika dirumah tak ada orang, 

Berarti aku pergi ke kantor untuk mengundurkan diri..
Sedangkan Krystal ke kampus. Dia masih kuliah kalau kau mau tau.. 
Kalau kau ingin sarapan, pergilah di Rumah makan sebelah rumah ini. 
Sebutkan namaku. Pasti dia akan memberikan gratis.
Pakai juga bajuku. Sudah kusediakan di Kamarku. 

Ada kartu pelanggan disitu. Kalau Petugas menanyakanmu, Abaikanlah!
Sekali ini, Aku berbaik hati padamu. 
Aku dan Krystal sedang mempunyai masalah, 
Jadi jangan mengganggu dulu dengan segala ocehanmu!

Salam, 
Jessica.

Taeyeon mendengus.
“Uh! Sekarang aku harus berpura-pura menjadi dirinya.. ” Ucap Taeyeon lalu memutar bola matanya.
“Memangnya dirumah ini tak ada makanan?”

Taeyeon membuka kulkas.
“Astaga.. Rupanya kakak-beradik ini tak suka makan!” Gerutu Taeyeon.

Akhirnya ia pergi ke dalam kamar Jessica.
“Wow.. Baju yang bagus sekali..” Ucap Taeyeon.
Ia segera berganti baju dan pergi ke sebelah rumah.
“Inikah yang dimaksud rumah makan, oleh Jessica?” Tanya Taeyeon dalam hati.

“Hei~ Jessica! Baru saja aku ingin pergi kerumahmu!” Teriak seseorang, Bukannya dia namja yang waktu itu?

“Eh? Kau.. Kris, kan?” Tanya Taeyeon linglung.
“Masa’ kau tak mengenalku? Kau sangat aneh..” Katanya lalu mengajakku duduk.
“Aku… Ya! Tentu saja aku mengenalmu.. Kau… Namjaku, benarkan?”
“Pastilah.. Mengapa kau sangat kaku? Apakah karena pengunduran dirimu tadi?”
“Aku? sangat kaku? Emm.. Tidak kok! Aku… sangat baik!” Kata Taeyeon.

“Hey, Jungsica!” Panggil seseorang lagi.
“Kau, Siapa?” Tanya Taeyeon sambil memandang namja itu.
“Aku? Donghae! Namja tampan yang akan bertunangan denganmu~” Ucap Namja itu yang bernama Donghae.

Kris tercegat.
“Apa kau bilang tadi?” tanya Kris.

“Sica, Siapa namja babo ini?” Tanya Donghae sambil menunjuk Kris.
“Dia….”
“Aku namja Jessica..” ucap Kris santai.

“Tak mungkin! Kau sudah membatalkan perjanjian kita dulu kan, Sic?” Tanya Donghae.
“Perjanjian yang mana?” tanya Taeyeon ragu-ragu.
“Aigoo! Perjanjian waktu kita akan ditunangkan itu! lalu kemarin aku memintamu untuk melupakannya..” Ucap Donghae.
“Mengapa kau sangat aneh hari ini, Sica?” Tanya Donghae.
“Ne, benar! Mengapa kau sangat aneh? Apakah tentang masalah yang tak ingin kau ceritakan padaku, Jess?” Tanya Kris.

Taeyeon sekarang benar-benar pusing.
“Mianhae.. Kalian… Salah orang~” Kata Taeyeon lalu beranjak pergi.
Tapi Kedua orang itu menariknya duduk.

“Apa maksudmu kami salah orang?” Tanya Kris.
“Aku.. Bukan Jessica Jung..” Jawab Taeyeon.

Keduanya melongo seketika.
Tapi ketika mereka sadar, Mereka langsung menghujam Taeyeon dengan berbagai macam pertanyaan.
“Mengapa kau mengatakan itu?” Tanya Kris.
“Karena memang bukan aku orangnya..”
“Lalu, Mengapa kau sangat mirip dengan Jessica?”
“Aku tak tau…”
“Kau pasti Jessica.. Tak ada wajah orang yang sama! Mungkin ada Kembar yang sama sih..” Ucap Kris.
“AKU KEMBARANNYA!” Teriak Taeyeon yang sudah muak. Dia sukses membuat kedua orang itu melongo lagi.
“Tutup mulut kalian!”

“Lalu kau siapa? Jangan Bohong, Sica!” teriak Donghae.

 

“Dengar, ya.. Aku ini BUKAN, Sekali lagi kutegaskan BUKAN Jessica!” Teriak Taeyeon yang sudah sangat panas sedari tadi karena di rong-rong terus oleh kedua orang ini.  “Namaku Kim Taeyeon dan aku baru saja datang dari New York!”

“Aku tak percaya.. Jangan mengarang Jess!” Kata Kris.
“Aku juga tak percaya.. Kau pasti ingin menipuku!” ucap Donghae.

Tiba-tiba terdengar suara. Yang sangat dikenal 3 orang itu.

“KIM TAEYEON! JANGAN MENCURI HIDUPKU!!”

Taeyeon sudah tau siapa yang mengatakan itu, Jessica. Jessica yang asli.
taeyeon masih saja mengenal Jessica karena rambutnya.
Wajar saja~ Jessica memakai Topeng.

Taeyeon bersyukur dalam hati karena Jessica datang tepat pada waktunya.
“Ah, Joohyun-ssi!” Kata Taeyeon menyebut nama teman SDnya dulu.

Jessic yang kaget mendengar itu, Langsung tau bahwa ia haru berpura-pura menjadi Seorang yang bernama Joohyun.
“N..ne! Kau ditelepon barusan oleh… em…” Jessica sibuk berpikir nama yang tepat. “Oleh Eommamu!!”
“Jincha? Kalau begitu, Aku pulang dahulu.. ”

Jessica memelototkan matanya terhadap Taeyeon. Dan Taeyeon tau, ia harus mengucapkan apa kepada Kedua namja tadi.
“Mianhae.. Tapi aku memang Jessica!” Teriak Taeyeon lalu keluar bersama Jessica.
Diluar, Jessica membuka topengnya.
“Ahh.. Mengapa kau sampai terjebak diantara kedua orang itu?!” Bentak Jessica.
“Heh! Salahmu sendiri menyuruhku sarapan di situ!” Bentak Taeyeon balik.

Tiba-tiba kedua namja tadi menarik mereka berdua dan membalikkan badan mereka.
“Jessica!” Kata Kris dan Donghae bersamaan.

Kedua yeoja itu bingung. Sangat bingung.
Wajah mereka yang mirip sangat membuat hidup kacau!

“Aku Bukan Jessica!” Teriak Taeyeon yang sedang dipegang oleh Kris.
“Aku Bukan Jessica!” Teriak Jessica pura-pura. Dia sedang dipegang oleh Donghae.

“Mengapa kalian berdua begitu mirip?” tanya Donghae, “Yang mana Jessica?”

Jessica menyikut lengan Taeyeon. Mereka akan menggunakan strategi SD dulu.. Yaitu membingungkan orang.
“Aku Jessica!” Kata Keduanya bersamaan.
“Ayolah!! Salah satu dari kalian pasti dia!” Kata Kris.

 

“Aku tak tau, tapi aku benci mengatakannya…” Kata Taeyeon. “Kami berdualah, Jessica! Jessica Jung!”
“Jangan membuat kami bingung! Jess, jangan mempermainkan kita..” Ucap Donghae, Well, Jessica sering berbicara pada donghae, Dia mempunyai Kembaran yang sangat ia benci.

“Salah satu dari kalian, Jawab pertanyaan-pertanyaan ini!” Teriak Kris. Jessica menyikut lengan Taeyeon lagi.
Taeyeon mengangguk.
“Kapan Jessica lahir?” tanya Donghae.
“18 April 1989..” Ucap Taeyeon.
“Jessica bekerja dimana?” Tanya Kris.
“Korean First Workstation..” Jawab Jessica.
“Apa yang paling disukai Jessica untuk waktu senggangnya?” Tanya Donghae.
“Gampang, Tidur!” Jawab Taeyeon.
“Kapan Jessica melamar sebagai asistenku?” Tanya Kris.
“5 Mei 2009!” Jawab Jessica.
“Apa yang sangat dibenci Jessica?” Tanya Donghae.
“Makan Ketimun dan buah melon!” Kata Taeyeon sedikit menyindir Jessica.
“Hari saat Jessica tertidur di Mobilku?” Tanya Kris.
“Kemarin!” Jawab Jessica.

“KATAKAN SARANGHAE! Yang berani mengatakannya kepadaKU berarti Jessica!” Kata Kris dengan penekanan di kata ‘KU’

Keduanya tak mau.
Jessica sebenaranya mau saja..
Tapi ia tak berani. Rahasianya pasti akan terbongkar.

“Apakah sangat susah untuk mengatakan sepatah kata itu?”
“Jessica Jung!!” Teriak Taeyeon.
Jessica membelalakkan matanya menatap Taeyeon.

“Jadi, yang mana diantara kalian berdua yang………..” Kris menggantungkan kalimatnya.

Sementara itu, Kedua yeoja yang pegangannya dilepas, langsung lari ke arah Apartemen Jessica dan segera menguncinya rapat-rapat. Semua Jendela dikunci dan ditarik tirainya.

Jung Sister’s House @10:00 PM

Barulah saat itu mereka lega.

“Mengapa kau menunjukkan dirimu disitu terang-terangan?!” Teriak Jessica setelah beberapa saat terdiam dalam rumah itu.
“Katamu aku harus berpura-pura menjadi dirimu! Dalam surat itu!!” Bentak Taeyeon.
“Aku tak mengatakan kau harus berpura-pura!” Elak Jessica.

“Sekarang masalahku bertambah banyak! Berkat kau, tentunya! dan, Terima Kasih sudah membuatku makin sengsara!”

Taeyeon memutar bola matanya kesal lalu masuk ke dalam kamarnya.
Dia meraih Ponselnya lalu men-Tweet sesuatu
@TaeTae_Kim: oh God, Please.. This Vacation is disaster! @Sicajung is making me crazy! Mengapa kau selalu membawa masalahmu ke dalam pertengkaran?! Aargh! @KrysTalized, cepatlah pulang dari kampus! Please~

Sore hari itu, barulah terdengar seseorang mengetuk pintu.
Jessica mengira itu Krystal. Makanya dia segera lari dan bergegas membuka pintu.
“Krystal mengapa…….. Mengapa kau kemari?!” Bentak Jessica karena menyadari didepannya bukan Krystal.
“Aku ingin minta maaf.” Jawab Donghae.

“Mwo?” Tanya Jessica tak peduli.
“Tentang kejadian tadi pagi.. ” Ucap Donghae.

“Tadi pagi?” Tanya Jessica lagi.
“Waktu kami memergoki kalian sedang berbicara.. Kau dan Kembaranmu..” Ucap Donghae.
“Tidak! Aku tak pernah mempunyai kembaran..” Elak Jessica secepat kilat.

“Lalu, tadi?” Tanya Donghae.
Jessica mengangkat bahunya pertanda ia juga tidak tau.

“Di Amerika wajah orang banyak yang sama..” Ucap Jessica akhirnya, “Mungkin mereka seedang berlibur disini..”
Donghae hanya menunjukkan mulutnya yang hendak mengatakan Oh.
“Dan, Kuharap kau memaafkanku atas segala-galanya yang kuperbuat dulu..” Ucap Donghae.
“Aku masih tak bisa memaafkanmu! Makanya itu aku masih marah padamu!’ Jawab Jessica.

“Tolong, maafkanlah aku.. Lupakan namja itu..”
“Namja yang mana?” Tanya Jessica.
“Namja emm, Bosmu itu.. ” Jawab Donghae.
“Oh, dia…” Gumam Jessica.

“Jadilah milikku selamanya. Putuskanlah sekarang.” Kata Donghae. “Ppaliya..”
“Kau memilihku atau dirinya?” Tanya Donghae lagi.
“Aku memilih…. Aku… tak bisa memilih!” Jawab Jessica lalu kembali masuk ke rumahnya.

Donghae mengembuskan nafas panjang. “Mungkin dia memerlukan waktu..”

Setelah itu, Donghae pergi meninggalkan Jessica dirumah itu.
Bel Rumah berbunyi lagi~
Jessica mengira itu hanya Donghae.
Makanya, dia membka pintu itu lalu meneriaki seseorang yang berdiri disitu.

“HEI! AKU TAU KAU AKAN MENGGANGGUKU LAGI JADI…. Krystal?”
“Kau memang jahat! Dasar!” Teriak Krystal dihadapan Jessica.
“Ani.. Maksudku.. ” Sebelum Jessica sempat melanjutkan kata-katanya, Dipotong oleh Krystal.
“Kaucmelanggar janjimu sendiri!!” Bentak Krystal lagi.
“Tolonglah.. Katakan apa janji itu..”

“AKU TAK BISA!! MENGERTI?!”

 

TBC

Next Chapter on Be My Girl Chapter Seven

“Kau sedang bingung, kan?” 

===

“Aku membuatmu sedih… Ini salahku sepenuhnya.”

===

“Aku melupakanmu..”

===

“Eonnie! Seseorang memanggil!”

===

“Kau selalu ingin tau!!” 

===

“Sungguh! Kau pantas dijitak seperti itu, haha..” 

===

“Jelek sekali!”

===

Annyeong!

Mian FF ini gaje sekali..
Aku tau karena aku habis ide..
unya ide sih, tapi ga cocok sama FF ini..

Ingin menyalurkan ide kamu?
Siapa tau bisa dimuat dalam FF Chapter Selanjutnya!
Kirim aja usul atau saranmu ke kim.dongah@yahoo.com!
Gomawo^^
Jangan lupa RCL~

Advertisements

6 thoughts on “Be My Girl – Chapter Six

  1. haduh saeng, bolehkan eonni mu yang cantik jelita ini berkomentar? wkwkwkwxyz
    ini ceritanya detail banget ya jam nya. typo udah mulai berkurang, cerita udah mulai ketangkep ama otakku.
    it’s okey next chapter eonni tunggu oke?

  2. Wkwkwk … 2 jessica bkn kacau otak kris – hae …
    ​Ẅǻďϋ♓♓♓ *º°˚ ˚°º≈ X_X lucu bgt liat situasi td ..
    Kebayang deh muka dongkol – kesel – frustasi 2 namja itu kik kik

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s