Be My Girl – Chapter Eight

bmg8

 

Title:
Be My Girl

Author:
flosica52

Genre:
Romance, Friendship, littlebit Comedy

Length:
Chapter

Rating:
PG or T

Main Casts:

  • Jessica SNSD
  • Kris EXO-M
  • Donghae Super Junior

Other Casts:

  • SNSD Members
  • Support Casts.

Disclaimer:
Fanfiction asli dari jerih payahku sendiri.
Tidak ada unsur kesengajaan jikalau Alur Cerita, Jalan Cerita, Tokoh, dan lain-lain SAMA.
Jangan Memplagiat FF ini!
DONT COPAS THIS FANFICT AND CLAIM IT YOURS!

A/N:
Lebih baik jangan Baca FF ini jikalau tidak suka dengan main cast-nya!
Untuk mengurangi Pem-BASHING-an.
Hnya ada Author POV

Hahay… Akhirnya FF ini Keluar lebih cepat!
Mungkin Next Chapternya keluar Bulan depan.. Aku sibuk soalnya!
FF aku di Blog lain juga belum tamat,, Kira-kira 2 Blog lain lah.. wkwk~
Readers disitu udah nunggu-nunggu Lanjutannya.. wkwk..

Read First:
TEASER || Chapter 1  || Chapter 2  || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6 || Chapter 7

Be My Girl~

LAST CHAPTER

Krispun akhirnya melepaskan pelukannya lalu menatap Jessica meminta penilaiannya.
Akhirnya dua kata keluar dari Mulut Jessica.

“Jelek sekali!” Teriak Jessica lalu tertawa lagi. kali ini makin keras.

CHAPTER 8

“Jelek sekali!” Teriak Jessica lalu tertawa lagi. kali ini makin keras.

“Ish.. Apa-apaan sih? Bukannya memberi saran baju apa.. Malah tertawa terus!” Gerutu Kris.
“Haha.. Mianhae.. Aku berhenti..” Ucap Jessica lalu menutup mulutnya untuk mencegah tertawa lagi.
“Begitu dong.. Nah, Tunggu lagi disini! Aku akan memilih baju lagi!” Ucap Kris lalu pergi ke kamarnya.

Dikamar Kris, Kris telah sibuk menobrak-abrik Lemari bajunya.
“Apa yang harus kupakai? Apa yang harus kupakai?!” Tanya Kris frustasi.

Saat dia mengambil dari susunan baju paling atas, Dia melihat sesuatu terjatuh dilantai.
Sebuah Kertas.

Kris membacanya dengan serius.
Kris menyadari bahwa ini kertas yang tahun lalu ia taruh disitu. Dari Appanya.
Tiba-tiba badannya serasa lemas sekali.
Serasa seperti dunia ini bergoyang.

Dia dikagetkan oleh suara yang memanggilnya.
“Kris! Mengapa lama sekali?” Tanya Seseorang yaitu Jessica, yang menyadari ada perubahan Raut wajah Kris. “Apakah kau baik-baik saja?”

Kris mengangguk. “Ne, Aku sama sekali baik-baik saja..” Kata Kris.

Jessica menggeleng-menggelengkan kepalanya lalu langsung maju ke lemari Kris, memilihkan baju untuknya.
“Ini saja! Memangnya ada acara apa?” Tanya Jessica sambil menyodorkan baju yang ia pilihkan kepada Kris.

“Eo? Kita.. Akan Makan Siang di Korean Best Restaurant..” Ucap Kris.
“K..kita?” Tanya Jessica mamastikan.

“Kita berdua! Ada yang salah?”
“Kita berdua?! Di tempat makan Terbaik Korea?!” Teriak Jessica histeris.
Jessica tersenyum senang.

Jung Sister’s House @14:40

Krystal mendapatkan telepon dari namjachingunya, Kai..
“Yeoboseo?”
“Krystal, Aku akan datang kerumahmu yaa..” 
“Eoh?!”
“Kenapa terdengar kaget begitu? Tidak apa-apa kan?” 
“Aniya.. Sangat Tidak apa-apa.. Datanglah!”
“Oke, Annyeong Krys..” 

Beberapa saat kemudian Kai datang kerumah Krystal.
Krystal membuka pintunya. Dia langsung memeluk Kai.
Airmata langsung meluncur dari pelupuk matanya membasahi Baju yang dipakai oleh Kai.

Kai melepas pelukannya lalu Menatap Krystal dengan perasaan penuh pertanyaan.
“Krys, Waeyo? Apa yang terjadi?” tanya Kai khawatir.
“Aniya..” Ucap Krystal mengelap Airmatanya cepat.
“Maldo Andwae! Kau pasti mempunyai masalah atau apapun itu!” Elak Kai.
“Hmm, Ne.” Kata Krystal.

“Ceritakanlah..” Kata Kai sambil merangkul Krystal.
“Ah, Kajja.. Masuk dulu kedalam!” Kata Krystal mempersilahkan Kai masuk.

Kai masuk ke kamar Krystal dan duduk disamping Krystal,
“Ada apa?” Tanya Kai lagi.
Krystal menumpahkan Airmatanya lagi.

Kai segera memeluknya.
“Tak apa, Kalau kau belum siap menceritakannya, Jangan dulu. ” Katanya “Tunggu saat bila kau sudah siap menceritakannya.. Apapun itu!”

Krystal mengangguk dipelukan Kai sambil masih terus menangis.
Krystal melepaskan pelukannya lalu mengahpus Airmatanya.
“Ceritanya,” Mulai Krystal.

Sementara itu, Taeyeon mendengar pembicaraan mereka dari daun pintu, Ia mendengar semuanya!
Kini, ia bisa terus menganggu Jessica, Membuat Jessica tidak tenang.
“INi saat untuk merekamnya!” Gumam Taeyeon sambil menyalakkan perekam suara.

Korea Best Restaurant @15:00 PM

“Aku sangat tak percaya aku duduk ditempat ini!!” Kata Jessica setelah mendudukki salah satu Kursi di tempat makan itu.
Kris hanya mengangguk.
“Masa kau belum pernah sekalipun datang kemari?” Tanya Kris degan nada mengejek. Maksudnya, Sangat mengejek.
“Ih! Dasar kau ini!” Cerocos Jessica lalu langsung mengambil menu yang telah tersedia di meja itu.

Mata Jessica terbelalak Kaget. “OMO!!”
Kris langsung menutup mulut Jessica.
“Sst! Jangan buat keributan! Kau ini!” Kata Kris.
Jessica hanya tersenyum menyadari kebodohannya.
“Memangnya ada apa sih?” Tanya Kris.

“Bayangkan! Satu French Fries saja sudah 100 Won!!” Kata Jessica sambil menggeleng-gelengkan kepalanya juga mendecakkan lidah tak percaya.
“Haha… Itulah ‘Best’ nya Restoran ini..” Kata Kris.
Jessica hanya tertawa sebagai respon untuk Kris.

Mereka memesan makanan..
Setelah itu, Kris membuka pembicaraan.
“Jess,” Panggil Kris.

Jessica memalingkan wajah dari Handphonenya ke Kris. “Waeyo?” Tanyanya.
“Em.. Apa… eh.. ” Kris terlihat ragu-ragu sejenak. Membuat Jessica makin penasaran.
“Apa, apa yang akan kau lakukan jika aku pergi minggu depan ke Cina, dan…” Kris menggantungkan kalimatnya,
“Kris! Jangan membuatku penasaran!” Ucap Jessica. “Dan apa?”
“Dan… Kemungkinan besar… Tidak balik ke korea?” Tanya Kris.
Jessica membelalakkan matanya tak percaya.

“Maldo Andwae!! Itu tak akan terjadi, kan?!” Desak Jessica menahan Airmatanya yang mencoba keluar.
“Tapi sayangnya, itu… Akan terjadi, Jess..” Kata Kris menyesal.

Jessica benar-benar tak ingin saat-saat seperti ini.
Dia tak tahan lagi untuk menumpahkan Airmatanya.
“KAU!! JANGAN BERBOHONG PADAKU! KAU BERBOHONG KAN?!” Teriak Jessica tak peduli dengan orang-orang yang memandang mereka berdua heran.

“Aku, Tak berbohong… Mianhae..” Ujar Kris dengan wajah penuh penyesalan.
Airmata Jessica turun semakin deras.
“Mengapa kau pergi?” Tanya Jessica dengan Emosinya yang sudah menurun.

“Karena ini…” Ucap Kris sambil merogoh sakunya, Mengambil Kertas yang ia dapat tadi.
Jessica membacanya.

Kris,
Kau anak tunggal kami.

Kami dengar kau sudah sangat sukses di Korea, ya? 
Appa sangat bangga padamu!
Tahun depan, 
Maaf kalau ini akan mengganggumu.. 
Tahun Depan, Saat awal bulan Febuari, Kau…
Ya, Kau Harus datang ke Cina untuk menangani Perusahaan disini. 
Appa yang akan menggantikanmu disana. 
Tenanglah~ Itu nanti tahun depan. Sabar ya? 
Appa tau kau ingin lekas-lekas ke Cina. 
Maka, ini peluangmu untuk kembali!
Kami semua merindukanmu!
Eomma merindukanmu! 
Kami menunggu kedatanganmu disini, Kris!
Kirim Surat kepada kami karena, Ponsel kami pasti mati saat itu.
Semoga tidak ada penolakkan. 
Karena Kondisi eommamu, Sekarang sedang sakit. 
Sedang agak Stress karena kepergianmu telah berlangsung lama, 4 Tahun, Tepatnya. 
Karena kau akan datang tahun depan, Eomamu pasti akan baik-baik lagi. 
Ingat, Tidak ada penolakan ya, Kris! 
Salam Sayang, Appamu. 

Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya terus.
Dia meremas-remas kertas itu lalu melemparnya kearah Kris.
“AKU PERGI!!” Teriak Jessica lagi.

Ia sudah tak mampu lagi untuk melihat kenyataan bahwa Kris akan pergi meninggalkannya.
“Jess, JESS!! JESSICA!!” Teriak Kris memanggil Jessica.
Tapi Jessica mengabaikannya lalu keluar dari restoran itu.
“Oh, Sial!!” Bentak Kris pada dirinya sendiri.

Tiba-tiba dilihatnya Handphone Jessica tergeletak Dimeja itu.
“Aku… Aku akan mengembalikannya!” Kata Kris. ia mengabaikan pelayan yang datang membawa pesanannya.
Kris membayar makanan itu lalu langsung pergi.

Sementara itu, Jessica sudah berada di dalam taxi dengan mata yang sembab karena habis menangis.

Jung Sister’s House @15.00

“Jadi begitu.. Pokoknya tenanglah~ Dimanapun  kau membutuhkanku, Disitu aku akan ada disisimu!” Ucap Kai memberi semangat pada Krystal.

Krystal mengangguk.
“Pasti eonniemu mempunyai alasan mengapa ia tak mengatakan kalau ia sudah mempunyai namja padamu!”

Krystal tersenyum lalu memeluk Kai entah keberapa kalinya.
Bel Rumah berbunyi.
Krystal yang menyadarinya langsung keluar dari kamarnya dan membuka pintu.

Ia kaget. Sangat kaget.
Dia melihat Eonnienya dengan Busana acak-acakan, rambut terbongkar, dan High Heels yang sudah patah.
Dia juga kaget karena melihat mata Eonnienya sangat sembab.

“Eonnie! Mengapa penampilanmu seperti ini?!” Kaget Krystal. Sementara itu, Kai keluar dari kamar Krystal, Juga Taeyeon yang pura-pura baru datang dari dapur. Taeyeon kan, Mendengar pembicaraan Krystal juga Kai.

Jessica menggeleng sebagai respon.
Taeyeon sementara itu malah makin bertambah senang karena saat Jessica sedang sedih, Ia dapat menganggu Jessica agar semakin sedih.

“Eonnie! Tolonglah.. Jawab aku..” Kata Krystal.
“Aku, lebih baik pulang dulu.. Terima kasih atas percakapannya Krys!” Pamit Kai meninggalkan Krystal dan Jessica juga Taeyeon disitu.

Jessica bertanya dalam hati, Percakapan apa?

Sementara Taeyeon, dia hanya langsung masuk ke dalam kamarnya.

Jessica mengabaikkan Krystal yang hanya menatap dirinya penuh tanda tanya.

Krystal merasa bahwa Eonnienya sedang mempunyai masalah. Lebih baik ia jangan dulu mengganggu Eonnienya dengan pertanyaan tentang Namja Eonnienya itu yang telah disuruh oleh Kai.

Tiba-tiba bel Rumah mereka berbunyi.
Krystal membuka Pintunya.
“Oh, Annyeong!” Sapa Krystal,
“Krystal? Mana Jessica?” Tanya orang itu yang adalah Kris,
“Memangnya ada apa?” tanya Krystal balik.
“Handphonenya ketinggalan dan aku ingin mengembalikannya..” Jelas Kris.

Krystal membulatkan mulutnya membuat Huruf ‘O’ tanda mengerti.
“Eonnie! Seseorang mencarimu!” Teriak Krystal memanggil Eonnienya. Lalu Krystal langsung masuk ke kamarnya tanpa menunggu yang dicari datang.

Jessica keluar adri kamarnya dengan Baju yang sudah ia ganti dan rambut yang sudah rapi kembali. Tapi masih dengan mata yang sembab.
Melihat Kris, Jessica menyipitkan matanya membuat matanya yang sembab kelihatan…. Aneh.
“Ada apa lagi? Masih belum Cukupkah kau membohongiku lagi?” Tanya Jessica masam.
“Bukan, Aku hanya ingin mengembalikkan ini..” Ucap Kris lalu memberikan Handphone milik Jessica kepada pemiliknya.
“Hanya itu? Kalau begitu pergi saja sana!” Usir Jessica lalu mengambil Handphonenya serta langsung mendorong kris pergi. Kris hanya mengikuti saja Keinginan Jessica. Mungkin Yeoja itu butuh ketenangan.

BLAM!
Pintu dibanting keras oleh Jessica sehingga mengagetkan Taeyeon yang mendengar dari Balik Daun Pintu kamarnya.
“Wahwah.. Kelihatannya seseorang sedang marah!” Gumam Taeyeon.

Sementara itu, Dikamar Krystal, Krystal memberanikan diri untuk pergi ke kamar Eonnienya, Jessica.
Tok Tok Tok!
Krystal mengetuk pintu Jessica dan langsung masuk tanpa dipersilahkan.

“Oh, Kau, Krys.. Ada apa?” Tanya Jessica yang sedang berkutat dengan Handphonenya.
“Eh, Eonnie.. ”
“Ne, ada apa?” Tanya Jessica lagi.
“Aku ingin bertanya.. Tapi kumohon jangan marah!” Kata Krystal.
Jessica mengangguk menyetujui.

“Eonnie, apakah kau sudah mempunyai namja? Atau namja tadi namjamu?”

Jessica kaget mendengar pertanyaan itu terlontar dari mulut adiknya.
“Apa dia sudah tau?” Batin Jessica.

Jessica akan mengatakan ‘Ya’ tapi setelah memikir-mikir lagi, Mungkin…
“Tidak! Bukan dia!” Bohong Jessica.

Krystal hanya menganggukkan kepalanya sambil menggigit bibir bawahnya.
“Lalu, Apakah eonnie sudah mempunyai Namja?” Tanya Krystal lagi.

Jessica akan menanyakan mengapa Krystal bertanya itu kepadanya, tapi langsung diurungkan.
“Eh, Ne.. Aku mempunyai namja..” Kata Jessica.
“Kalau begitu… Siapa Dia?” tanya Krystal lagi.

“Dia? Mengapa kau ingin mencari tau?” Tanya Jessica.
“Karena perjanjian yang kau buat itu Eonnie!” Krystal mengingatkan Jessica.
“Ohya, Benar..” Ucap Jessica lesu.

“Lalu, dia siapa?” tanya Krystal lagi.

“Dia… Donghae!” Kata Jessica cepat.
Jessica tidak sadar mengapa ia menyebutkan nama Donghae!
Dia masih berpacaran dengan Kris!
Tapi, Lagipula mungkin Kris tidak akan kembali ke Korea. Jadi Kemungkinan ada benarnya aku memang akan tetap dijodohkan dengan Donghae, Pikirnya.

“JEONGMAL?!” Krystal berteriak saking kagetnya. Jessica hanya mengangguk.

“Chukkaeyo!! Aku sangat mendukung kalian untuk menjadi pasangan!”

“Ne, Pasangan,…” Ucap Jessica.
Jessica mengingat kata ‘Pasangan’ yang menurut kebanyakan Orang, Dia dan Kris cocok untuk menjadi sebuah pasangan.
Tapi, kini itu buyar!

“Kalau begitu, aku ingin pergi dulu Eonnie!” Pamit krystal lalu pergi keluar dari kamar Eonnienya itu.

Tanpa disadari, Seseorang melihat dari Luar Kaca Jendela kamar Jessica yang terbuka sedikit. Orang itu mendengarnya! Dia itu Kris.

Donghae’s House @15:30 PM

“Hae-ya.. Mengapa kau tidak pergi ke rumh Jessica?” Tanya Mrs.Lee
“Bad Mood..” Jawab Donghae tanpa mengalihkan padangan ke arah Eomannya.
“Eomma rasa itu bukan alasan yang jelas.. Ingat waktu itu?”

Flashback

“Kau tidak pergi ke rumh Jessica, Hae?” Tanya Mrs. Lee
“Memangnya, Boleh?” Tanya Donghae.
“Ya. Masa Tidak Boleh!” Jawab Mrs. Lee
“Jinchayo?!” Tanya Donghae tak percaya.
“Ne! Pergilah..”
“Baiklah! Aku pergi ya! Jessica memang adalah obat dari Bad Mood ku!” Ucap Donghae lalu pergi.

Flashback END

“Hm.. Ya.. Aku ingat.”
“Kalau begitu, Pergilah temui dia!”

“Eomma, Lagipula.. Dia pasti tak ingin bertemu denganku!” Ucap Donghae pada Eommanya.
“Donghae! Jangan dulu berpikiran begitu! Sekarang pergilah!” Ucap Mrs. Lee kepada anaknya.
“Sekali Tidak tetap Tidak.. Aku malas!” Jelas Donghae.
“Lee Donghae! Jessica pasti heran mengapa kau tak mengunjunginya 3 Hari terakhir ini!”
Donghae langsung mencibir. Mana mungkin Jessica Heran Donghae tak datang? Dia malah senang!, Pikirnya.
“Atau, Kau sudah mempunyai Yeoja? Em.. YoonA, bukan? Eomma tau dia menyukaimu!”

“Eoh? BUKAN!!” Teriak Donghae yang langung melotot pad Eommanya
“Jangan memelototi Eommamu seenaknya begitu! Kalau begitu, pergi sekarang kerumah Jessica!” Ucap Mrs. Lee.

“Huh.. Baiklah!” Ujar Donghae lalu keluar dari rumah dan menuju ke Apartemen Jessica dan Krystal.

Jung Sister’s House @15:45 PM

Sebuah Mobil tengah berhenti di sebuah Apartemen kediaman Jung Sisters.
Seorang turun. Dia adalah Donghae!

Ting Tong..
Bel Rumah mereka berbunyi.

Kali itu, Jessica yang membukakakn Pintu.
Dan betapa kagetnya ia hingga mulutnya teruka lebar.

Dia langsung mengahambur ke pelukan Donghae.
Donghae yang kaget akan pelukan Jessica yang tiba-tiba itu langsung membalasnya dengan gembira.
Dia tak menyangka mendapatkan sambutan seperti ini.
Biasanya, yang ia dapatkan hanyalah Tatapan dan Sifat dingin. Tapi kali ini, Ia disambut dengan hangat. Apalagi oleh Jessica sendiri!

“Wow.. sepertinya ada yang berubah!” Ucap Donghae sambil tersenyum.
Jessica hanya tersenyum dipelukan Donghae.

“Kajja masuk! Mengapa kau datang kemari?” tanya Jessica mengajak Donghae masuk dan duduk di salah satu Kursi ruang tamu.
“Hm.. Merindukanmu..” Jawab Donghae bohong. Padahal, Eommanya yang menyuruhnya kemari.

“Kau mau minum apa? Jus buah? atau apa?” Tanya Jessica.
“Terserah kau saja..” Kata Donghae lalu duduk bersandar.

Jessica segera lari ke dapur dan mengambilkan minum untuk Donghae.
Secepat Kilatpun ia kembali da duduk disamping Donghae.
“Lamakah aku kembali?” Tanya Jessica.
“Ah, Bahkan cepat sekali!” Kata Donghae sambil meminum Kopi yang dibuatkan Jessica.

Jessica lalu duduk dan bersandar disebelah Donghae.
“Hm.. Mengapa kau berbeda dari sebelumnya?” Tanya Donghae.
“Eh? Aku… tak tau..” Kata Jessica.
“Kau sudah melupakan perjanjiannya?” tanya Donghae.
“Sedikit..” Jawab Jessica sambil membentuk bulat kecil dengan tangannya.

Donghar menarik Jessica agar bersandar di bahunya.
Jessica terlelap di posisi itu.

Betapa senangnya Jessica karena bisa melupakan Kris untuk sementara.
Donghae juga makin senang, Karena Jessica, Sekarang sudah ingin lebih banyak mengahbiskan waktu bersamanya.

@16.00 PM

Donghae juga terlelap sampai jam 4.
Sekarang, Dia mencoba membngunkan Sang Sleeping Beautynya itu.
“Sica, Ireona! Ppali!” Ucap Donghae mengguncang-guncangkan tubuh Jessica yang lagak lebih kecil darinya.

Jessica hanya menggeliat kecil dan membenarkan posisi tidurnya.
“Aish.. Ireona.. Sica-ya!” ucap Donghae yang masih mencoba membangunkn Jessica yang sngat susah sekali bangun jika sudah tertidur.

Donghae menyerah. Ia tau ia tak akan bisa membangunkan Jessica yang tertidur.
Donghae dengan hati berat mengangkat tubuh Jessic dn menaruhnya di tempat tidurnya.

Lalu, dia segera pergi.
Ia sudah sngat mals untuk membangunkan Jessica.
“Huh.. ” Pikirnya.

@16.15 PM

Jessica terbangun dari tidurnya.
Ia sangat kaget.

Bukannya dia sedang tertidur di kursi? Dengan Donghae disebelahnya?, Pikirnya.
Jessica mengangnkat bahunya.
“Mungkin sudh pergi.. ” Tebak Jessica lalu keluar dari kamarnya.

Saat dia keluar, Jessica menemukan sebuah kertas.
Beris tulisn tangan Taeyeon.

Jessica memungutnya lalu membacanya perlahan.

Hey, Jung Jessicaa!
Kurasa aku tak perlu menyebutkan namaku disini.
Ketuklah pintu kamarku jika kau sudah terbangun!
Sekarang setelah kau membaca ini!
SEKARANG!!

Jessica mendengus pelan.
“Ada pa lagi sih?!” Dengusnya.

Tapi Jessica masih mengikuti instruksi itu.
“Masuklah! Jessica kutau itu kau!” Ucap Taeyeon dari dalam kmarnya setelah Jessica mengetuk Pintu Kamarnya.

Jessica membuka pintu kamar Taeyeon dengan kasar disertai dengan dengusan sebal.
“Mengapa memanggilku kemari?” Tanya Jessica.

“Kau ingin tau, Apa yang dibicarakan Krystal dan Kai?” Tanya Taeyeon.
Jessica melotot memandangnya.
“Kau Mengetahuinya?!”

“Ya tentulah aku tau! Aku diajaknya ke dalam kamar!” Ucap Taeyeon bohong. Ia tidak mau dikatakan ‘Penguping’ Oleh Jessica. Dan Bila ia mengatakan bahwa ia mendengarnya, Jessica pasti mengatakkan pada Krystal agar berjaga-jaga.
“Aku tak percaya! Kau tak mempunyai bukti! Akan kutanyakan padanya langsung!” Ucap Jessica lalu hendak keluar.

“Jessica!” Panggil Taeyeon.

Jessica berbalik dan melihat Taeyeon mengacungkan Handphonenya.
“Itu Handphonemu.. Jadi apa? Ingin mempermainkanku, huh?” Jessica mendelik kearah Taeyeon.
Taeyeon tambah menyeringai lalu memutar sebuah rekaman. Suara Kai dan… Krystal.

 

“Ceritanya,” Mulai Krystal. “Ini tentang Eonnieku.. Dan aku yakin kau pasti bisa menyimpan ini untukmu sendiri..” Lanjutnya. 

Terdengar Krystal menarik napas panjang dari rekaman Handphone Taeyeon.
Jessica menahan napas ingin tau apa yang akan diucapkan Krystal selanjutnya.

“Eonnieku.. Dulu, Sewaktu kami masih sekitaran umur 9-10 tahun, Dia membuat janji, Janjinya agar Kita tidak boleh menyimpan apa-apa.. Tapi…” Ucapan Krystal terpotong.

Terdengar lagi Isakkan Krystal keluar.

“Dia mengingkarinya! Dia meningkarinya!!” Teriak Krystal.

“Jadi begitu.. Pokoknya tenanglah~ Dimanapun  kau membutuhkanku, Disitu aku akan ada disisimu!” Ucap Kai memberi semangat pada Krystal.

Krystal mengangguk.
“Pasti eonniemu mempunyai alasan mengapa ia tak mengatakan kalau ia sudah mempunyai namja padamu!”

“Dia meningkarinya..” Ucap Krystal lemah.
“Sudahlah.. Pasti ia mempunyai alasan untuk itu..” Kai menenangkan Krystal. 

“Nah, Apa kubilang?!” Desak Taeyeon setelah rekaman itu terhenti.
Jessica seperti membatu ditempat.
“Jadi, itu janjiku?” Gumam Jessica yang masih bisa didengar Taeyeon.

“Ya, itulah janjimu!” Balas Taeyeon meremehkan.
“Aku… Aku bahkan sudah lupa..”
“Wajar kau lupa! Kau sudah Pikun!” Desak Taeyeon.

“Aku.. Bukan Eonnie yang baik. Aku yang….. ”
“TERBURUK!!” Sambung Taeyeon.

Jessica menggeleng-geleng kepalanya Frustasi.
“Aku… PERMISI!” Ucap Jessica setelah itu keluar dengan cara membanting pintu kamar Taeyeon, Yang mungkin bisa terdengar dari rumah yang bermil-mil jauhnya.

Jessica langsung masuk ke kamarnya dan Menulis di Buku Diary yang ia beli beberapa Hari lalu, (Anggaplah diary itu ada dari pertama FF ini ada.. wkwk~)

Diary-ku…
Apakah aku sejahat itu pada Krystal? 

Bahkan ia yang sampai sekarang ini, 
Yang kubilang mengoceh terus-menerus tentang kehidupannya… 
Adalah perjanjian antara kami? 
Bahkan katanya itu adalah Janji yang dibuat olehku!
Aku sangat jahat, kan?
Aku jahat! Sangat Jahat! 
Hari ini juga hari teburuk yang pernah ada. 
Kris akan pergi ke Cina dan kemungkinan besar, 
Tak akan kembali.. 
Yah, Donghae, Aku hanya… Mm.. Entahlah!
Dan aku juga telah mengetahui bahwa aku menyakiti Krystal!
Betapa kejamnya diriku ini!
Bodoh!

 

ia mentup diarynya dengan Perasaan Aneh.
Mengapa ia menulis Diary?
Baru sekarang seorang Jessica menulis di Diary.
Tulisan itu berada di Halaman Paling pertama Diarynya.
Baru kali ini ia menulis Diary.

“Mengapa perasaanku menjadi aneh?” Tanya Jessica.

Dan Jawabannya adalah…..

Diary,
Aku menumpahkan semua isis hatiku kepada Kai, 

Bukankah itu aneh? 
Ini masalah Pribadiku.. Juga Jessica. 
Mungkin saat ini ia sedang menulis di Diary.
Atau berari-hari lalu saat Aku mengabaikannya. 
Haah.. Tak mungkin Jessica menulis di Diary!
Dia bahkan tak pernah menyentuhnya sekalipun!
Aneh Jika Jessica menyentuh diarynya! Atau bahkan menulis di dalamnya!

Krystal juga sedang menulis Di Diary!
Jadi Jawabannya adalah Perasaan.

Ya! Perasaan. Perasaan Aneh Jessica, adalah Saat Krystal Melakukan hal yang sama dengannya tanpa diketahui oleh diri masing-masing. Dan Perasaan Krystal mengatakan Jessica aneh Pada Diarynya, Dan itulah yang dirasakan Jessica.
Itu Disebut dengan Perasaan Darah, mungkin? Mereka berdua kakak-adik.. Jadi mereka lahir dari daging yang sama. Tak mengherankan bukan?

 

Kris’s House @16:30 PM

 

“Appa-ya! Aku tak mungkin ke Cina!”

Kris sedang berkutat dengan Handphonenya.
Ia menelepon Appanya untuk mengajukan penolakkan.

“Kris! Eommamu akan sakit-sakitan terus! Kau tega padanya?!” 
Suara tegas Mr. Wu terdengar Jelas ditelinga Kris.

“Hh.. Baiklah appa.. Kapan aku kembali ke Korea?”
“Mungkin, Lima tahun lagi!”

Kris segera membulatkan matanya.
“Lima Tahun?! Appa! Tak mungkin! Aku… Jatuh cinta terhadap Seoul..”
“Setelah Lima Tahun nanti kau pasti akan kembali kesana Kevin Wu!” 
“Selama itukah? Mungkin Seoul tidak ingin melepasku!”
“Atau Kau yang tidak bisa melepas Seoul! Ayolah.. Kau harus datang!” 
“Baiklah…”

Ia menutup Telepon.
Kris memilih menyerah terhadap Appanya.
Karena bagaimanapun, Appanya selalu tau apa yang harus dikatakan untuk menjawab setiap perkataan mengancam Kris.

Kris sangat Marah, Sebal, Benci, Kecewa, Hancur, dan entah apalagi yang ia rasakan kepada Appanya.

 

To Be Continued

Gimana?
Udah panjang beloomm?
Nanti Part selanjutnya aku bikin lebiiiiiihhhh Panjang lagi 😀
Ini udah Lebih dari 3000 Kata looh -__-

Mungkin Next Chapternya 4000 Kata?
entahlah..
Liat aja deh!

Advertisements

One thought on “Be My Girl – Chapter Eight

  1. Yak … Jung soo yeon … Knp kamu blg namja chingu mu dong hae … ?? JADI SELAMA ÌNI KAMU MEMPERMAINKAN KRIS ?? ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶)
    Ya udah kris pulang Aja ke china … Ga usah peduli in sica lg …

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s