Be My Girl – Chapter Nine

KrisSica

Title:
Be My Girl

Author:
flosica52

Genre:
Romance, Friendship, littlebit Comedy

Length:
Chapter

Rating:
PG or T

Main Casts:

  • Jessica SNSD
  • Kris EXO-M
  • Donghae Super Junior

Other Casts:

  • SNSD Members
  • Support Casts.

Disclaimer:
Fanfiction asli dari jerih payahku sendiri.
Tidak ada unsur kesengajaan jikalau Alur Cerita, Jalan Cerita, Tokoh, dan lain-lain SAMA.
Jangan Memplagiat FF ini!
DONT COPAS THIS FANFICT AND CLAIM IT YOURS!

A/N:
Lebih baik jangan Baca FF ini jikalau tidak suka dengan main cast-nya!
Untuk mengurangi Pem-BASHING-an.
Hnya ada Author POV

Read First:
TEASER || Chapter 1  || Chapter 2  || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6 || Chapter 7 || Chapter 8

Be My Girl~

LAST CHAPTER

Ia menutup Telepon.
Kris memilih menyerah terhadap Appanya.
Karena bagaimanapun, Appanya selalu tau apa yang harus dikatakan untuk menjawab setiap perkataan mengancam Kris.

Kris sangat Marah, Sebal, Benci, Kecewa, Hancur, dan entah apalagi yang ia rasakan kepada Appanya.

CHAPTER 9

Jung Sister’s House @16.45

“Krystal…” Panggil Jessica.
Krystal keluar dari kamarnya.

“Ah, Waeyo eonnie?” Tanya Krystal.
“Bolehkah aku bertanya satu pertanyaan padamu? Tapi kau harus jawab dengan jujur!” Ucap Jessica.
Krystal mengangguk, “Beribu-ribu pertanyaan pasti kujawab!”

“Kau, em.. Apakah aku jahat, Padamu?” Tanya Jessica.
“Eh? Mengapa tiba-tiba?” Tanya Krystal balik.
“Aniya.. Aku hanya ingin tau.” Jawab Jessica.

“Menurutku, Tidak. Eonnie tidak jahat padaku..” Jawab Krystal,

Jessica sangat lega mendengarnya.
Rasa Canggung mulai menguasai suasana itu denga perlahan..

“So, Kau mau jalan-jalan sebentar denganku?” Tanya Jessica.
“Kemana?”
Mall, tempat Shopping lainnya. Bagaimana?”
“Hmm.. Oke! Eonnie tunggu diluar. Aku siap-siap dahulu.” Ucap Krystal lalu masuk ke kamarnya.

Jessica tersenyum lalu segera menunggu diluar Apartemen.

Donghae’s House @17.00 PM

“Eomma! Aku kembali!” Seru Donghae saat masuk kerumahnya.

Mrs. Lee segera menyongsong anaknya tersebut.
“Bagaimana? Tak biasanya kau sangat lama di rumah Jessica..” Ujar Mrs. Lee.
“Ya Begitulah~ Aku sangat senang bersamanya..” Jawab Donghae.

Mrs. Lee hanya tersenyum senang mendengar ada perkembangan.
Biasanya yang dijawab Donghae sewaktu pulang dari rumah Jessica adalah, ‘Gagal’, ‘Tak sesuai harapan’ dan lain sebagainya.

Bagaimana tidak senang?
Jessica yang dikenal dengan Death Glare nya dan selalu bersikap dingin ini bisa merubah sikapnya terhadap Donghae, orang yang dibencinya.

“Aku ke kamar dulu, Eomma!” Ucap Donghae lalu bergegas ke kamarnya tanpa menunggu jawaban sang Eomma.

Lebih baik aku menelepon Jessica, Pikirnya saat sampai dikamarnya.
Donghae segera merogoh saku celanya dan mengeluarkan sebuah iPhone Putih.
Dia mengotak-atik sedikit handphonenya itu lalu menelepon Jessica.

“Yeoboseo, Sica?”
“Ah, Waeyo, Hae?”
“Ne, Haha.. Aku merindukanmu..”
“Oh Astaga.. Baru saja kau pulang sudah merindukanku.. Dasar namja labil!”
“Yah, Jangan mengejekku!”
“Kalau begitu, ada apa?”
“Eh? Kau mau bertemu denganku?”
“Kapan?”
“Sekarang..”
“Oh Mianhae, Aku sedang dengn Krystal. Oh, ini dia.. Bye!”
“Ne, Bye..”

Donghae menutup Teleponnya dengan lemas.
Sekarang ia tak tau lagi ingin berbuat apa..

Kris’s House @17.15 PM

Sementara itu, Kris sedang bergulat dengan Handphonenya.
Ia ingin sekali menelepon Jessica.
terakhir ia mendengar suara Jessica adalah pada saat dia mengembalikan Handphone Jessica.

Jujur saja, Kris ingin bertemu lagi dengan Jessica. Bagaimanapun caranya.

Akhirnya dia mengecek Twitternya,
Ada satu Tweet disitu yang mengalihkan perhatiannya.

@KrysTalized: Yuhuu~! Seoul Mall, Wait for me and @jungSica!! Cause here we Come!!

Kris bersyukur dalam hati karena Krystal Meng-Tweet.
Kris segera berganti pakaian, Pakaian yang dipilihkan Jessica untuknya.

Dia tersenyum.

Seoul Mall @17.30 PM

Perjalanan ke Seoul Mall yang berada di daerah Gwangju itu dari rumah Jessica dan Krystal menguras waktu sekitaran 30 Menit. Belum lagi saat Mereka menunggu taksi, Stop di lampu merah, dan lain juga yang mengiterupsi perjalanan itu.

Sesampainya, Krystal dan Jessica langsung turun dari taksi tersebut dan membayar ongkosnya.

Mereka langsung masuk ke Seoul Mall tersebut.

Betapa besarnya Mall itu.
Mall yang paling terkenal di Seoul dengan 15 Tingkatnya itu.

Krystal dan Jessica segera Naik Lift ke bagian Baju-baju.
Seperti biasa saat mereka melakukan Shopping bersama,

Krystal pergi ke bagian Baju Namja, sedangkan Jessica pergi ke bagian Yeoja.
Krystal ingin mencari baju untuk Namjanya. Sedangkan Jessica? Untuk dirinya sendiri tentunya.

Jessica sedang berjalan memilah-milih baju yang terdapat di rak baju tersebut,
Ia melihat sebuah T-shirt Merah Muda dengan Jeans panjang yang sangat bagus, Tapi masalahnya, Itu digantung di tempat paling tinggi yang tak bisa diraih oleh Jessica.
“Aish! Mengapa baju-baju ini sangat tinggi?!” Gerutu Jessica,

Jessica mencoba melompat, Saat dia mendarat, Kakinya salah menginjak.
“Aww!!” Teriaknya. Rupanya kakinya terkilir.

Tapi anehnya, Jessica tidak merasakan sakit di bagian tubuhnya.
Ya! Dia ditahan oleh Kris yang sudah datang daritadi.
Yah wajarlah~ Karena Rumah Kris kan terdapat di daerah Gwangju..

“Sica-ya, Gwaenchanayo?” Tanya Kris.
“Nan Gwaenchanayo..” Jawab Jessica lalu bermaksud untuk pergi meninggalkan Kris tanpa berterima kasih dahulu.

Tapi, sewaktu Jessica ingin beranjak, Kris segera menahan tangannya agar supaya ia tidak pergi dulu darisitu.

“Ada apa lagi?!” Bentak Jessica.
“Apakah kau marah padaku?” Tanya Kris.

well, Mungkin pertanyaan itu terdengar sangat bodoh.
Sudah tentu Jessica marah padanya, Tapi masih saja ia bertanya begitu.
“Apakah aku kelihatan tidak marah?” Balas Jessica.

“Sudalah, Bagaimana kalau kita buat Tujuh Hari terakhir kita bertemu ini indah sebelum aku pergi, hm?” Tanya Kris.

Jessica menutup matanya. Amarahnya memuncak.

“KRIS!! AKU TIDAK INGIN MENDENGAR ITU LAGI, OKE?! MENJAUHLAH DARI KEHIDUPANKU!” Teriak Jessica. Ia memang Seorang Ice Princess. dan Seorang Ice Princess tak bisa menahan amarahnya. Amarah seperti api. Yang membakar Es. Es tidak tahan terhadap api. Yang membuatnya harus mempertahankan Esnya itu supaya tidak meleleh.

“Aku sudah capek! AKu bosan! Biarkanlah aku hidup tanpa dirimu!” Jelas Jessica.

Ia menepis tangan Kris yang sedari tadi memegang tangannya.
Kris hanya memberikan tatapan datar dari dirinya saat melihat Jessica menepis tangannya lalu pergi meninggalkannya setelah membentaknya.

Kris memang hanya diam terpaku disitu mendengar perkataan Jessica tadi.
“Apakah meman ia sudah bosan terhadapku?” Gumam Kris.

Dan seperti biasa,
Jessica pergi ke Kasir dan meliohat Krystal yang menunggunya.
“Eonnie! Kau tidak membeli baju?” Tanya Krystal.
“Baju? Ah ya.. Ketinggalan di Rak baju yang tadi! Aduh.. Tunggu sebentar!” Ucap Jessica berbohong lalu pergi ke Rak Baju terdekat kemudian pergi ke Kasir.

Mereka membayar baju-baju itu lalu keluar.
Krystal yang menyadari Perubahan sikap Jessica langsung bertanya dengan hati-hati, Juga dengan Segan.

“Eonnie..” Panggil Krystal.
“Waegeurae?” Tanya Jessica.
“Mengapa sikapmu menjadi buram sewaktu kau pergi ke kasir?” Tanya Krystal.

Kemudian Jessica mengingat Janji mereka. Janji itu sudah  tak mungkin ia Lupakan.

“Begini, Tadi… Aku bertemu dengan Kris.” Ucap Jessica. “Dan Begitulah.. AKu tak mau menceritakan Perdebatan konyol kami..”

Krystal hanya tersenyum karena Eonnienya tak berbohong kali ini.
“Eonnie… Aku ingin bertanya, Bolehkah?” tanya Krystal.
“Boleh dong!” Kata Jessica.
“Apa hubungan kalian?” Tanya Krystal
“Apa maksudmu dengan kata ‘Kalian’?” Tanya Jessica balik.
“Kalian, Maksudku, Kau dan Kris oppa..” Jawab Krystal.
“Oh Dia..” Kata Jessica. Dia menarik napas dalam. “Aku dan…..”
Krystal memotong jawaban Jessica, “Jawablah dengan jujur, Eonnie..”

Jessica merasa bersalah sewaktu ia akan berbuat karangan bahwa ia dan Kris hanya sebatas berteman dan bersahabat saja.

“Baiklah. Aku dan Kris… Em.. Berpacaran..” Jawab Jessica.
“JADI KAU MASIH BERPACARAN DENGANNYA?!” Sebuah suara mengagetkan Krystal dan Jessica.

Mereka segera mengahdap ke Belakang.
“Donghae?!”
“OPPA?!”

Mereka berdua kaget.

“Aku ingin meminta penjelasan darimu, Sica-ah..” Kata Donghae.
“Aniaa.. Sekarang aku… Tidak lagi..” Ucap Jessica berbohong,

“Jeongmalayo?” Tanya Donghae memastikan.
“Ne, Jeongmal..” Jawab Jessica.

Donghae menghembuskan napas lega.
“Gomawo..” Kata Donghae.
Jessica tersenyum terpaksa.

Mengapa ia berkata begitu?
Bahkan Kris akan tersakiti jika ia mendengar perkataan Jessica ini.
Hati Jessica merasa teriris-iris menjadi kecil-kecil mendengar perkataan Donghae.
Gomawo? Apakah ini artinya aku berpacaran dengan Donghae sekarang? Bukan dengan Kris?
Kami saja belum memutuskan hubungan kami sebagai sepasang kekasih!
Tuhan, Benarkah apa yang kulakukan ini?

Jessica berkecamuk dalam pikirannya. Sampai ia dikagetkan oleh Donghae.
“Melamun? Tentang apa?” tanya Donghae.
“A…aku… Aku barusan berpikir bahwa kita kekurangan bahan makanan di dapur, Soojung!” Ucap Jessica berbohong.

“Jinchayo? Sejak kapan eonnie peduli tentang dapur?” Tanya Krystal tak percaya.
“Sejak saat ini..” Ucap Jessica asal.

Krystal mengangguk-angguk.
“Kalau begitu, Kita pergi ke bagian Sayuran, yuk!” Ucap Krystal mengajak Jessica “Oppa juga mau ikut?”

“JANGAN KE SAYURAN!” Teriak Jessica.
“Eh? Lebih baik aku tak ikut saja.. Aku khawatir Eommaku menyewa polisi untuk mencariku. Soalnya aku pergi tanpa minta ijin..” Kata Donghae.

KRystal terkikik pelan, “Baiklah kalau begitu! Sampai nanti!”

Dnghae mengecup pipi Jessica lalu mengucapkan sampai jumpa.
Jessica tersenyum kecil.

Sementara itu, Kris yang melihat adegan ‘Donghae-Mencium-Pipi-Jessica’ itu hanya diam ditempatnya melihat.
“Jadi begitu..” Gumam Kris. “Memang lebih baik aku tak mengganggu hidupnya sama sekali..” Kata Kris lalu pergi meninggalkan Mall itu.

===

Jung Sister’s House @06.00 AM

Berhari-hari berlalu, Jessica tak bertemu lagi dengan Kris.
“Apakah aku sejahat ini padanya?” Tanya Jessica dalam hati.

Jessica bangun cepat karena bermimpi buruk.

Aku akan mencoba meneleponnya. Oh Kris.. Kuharap kau ada disana.., Pikirnya.

Tut Tut Tut..
Tak ada Jawaban, Hanya ada Voice Mail dari Kris.

Hello!
I’m in the Airport to go to Chinese.. 

If i didnt Answer, I have to be at the Airplane. 
So, Call me on the next Two Hours.. 

Jessica terbelalak Kaget.
Kris? Telah berangkat ke Cina?

Tanpa menunggu lama lagi, Jessica segera mengepak isi lemarinya ke dalam koper dan mengerusuh di depan Pintu kamar Krystal.
“Eonnie, ada apa?” Tanya Krsytal ala baru bangun tidur.
“Kau ingin berlibur, Ke Cina?” tanya Jessica cepat.
“Hah?! Sekarang?! MAAUU!!!” Ucap Krystal.

“Baiklah.. Aku akan pergi membangunkan Taeyeon!” kata Jessica lalu berlari ke kamar Taeyeon.
“KIM TAEYEON!! Kau ingin berlibur ke Cina dengan kami?!” Tanya Jessica sambil berteriak.

“BENARKAH?! GRATIS?! TUNGGU AKU!!!” Teriak Taeyeon dari dalam Kamar.

Jessica tersenyum puas.
Ia sekarang tinggal menunggu kedua orang itu keluar.
Sambil menunggu, Jessica telah membooking Tiket pesawat. Ia akan membayar di Bandara Nanti.

Airplane @06.15 AM

Tuhan, Apakah pilihanku ini benar?, Pikirnya dalam hati.

Ya! Kris sekarang sedang berada di pesawat dalam keberangkatannya menuju Cina.

Para Penumpang, Dipersilahkan untuk memasang Seatbelt.. Pesawat akan segera lepas landas beberapa saat lagi. Jangan dulu melepas seatbelt sebelum Lampu tanda seatbelt telah mati.
Terima kasih

Kris segera memasang sabuk pengamannya lalu menatap keluar Jendela pesawat.

Airport @06.30 AM

Mereka bertiga sampai.
Jessica segera membayar Tiket dan segera Check in untuk pesawat selanjutnya.

Krystal dan Taeyeon bercanda dengan Riang sepanjang mereka berada di Airport.
Sedangkan Jessica? Hanya tersenyum dan kebanyakan diam.

Pesawat selanjutnya Satu Jam lagi.
Mereka bertiga menunggu di Ruang Tunggu.
Taeyeon tertidur disitu. Ini membuat Krystal bisa dengan leluasa berbincang-bincang dengan Jessica.

“Eonnie, Mengapa tiba-tiba kau begini?” tanya Krystal.
“Kau tidak suka? Aku bisa membatalkannya..” Kata Jessica.
“Bukan begitu.. Tak biasanya kau meninggalkan Seoul sebelum berjalan-jalan dahulu..” Kata Krystal yang menyadarinya.
“Benarkah? Aku lupa..” Bohong Jessica. “Sudahlah, Aku ingin tidur sebentar. Bangunkan aku jika sudah waktunya berangkat.

Krystal hanya mengangkat bahunya tak peduli.
Yang ia pedulikan sekarang adalah bahwa dia akan segera berangkat…

Kemudian Krystal menyadarinya. Dia baru saja menyadarinya.
Keberangkatannya ke Cina?

Bukannya Cina tempat kelahiran Kris?
Ada yang salah?

Krystal berpikir terus-menerus.
Tak terasa, Satu jam telah berlalu.
Pesawat akan segera Boarding dan berangkat ke cina.

Airplane @07.00 AM

Krystal, Jessica, dan Taeyeon duduk saling bersebelahan.
Mereka sekarang sibuk dengan urusan masing-masing.

Jessica mematikan Handphonenya,
Taeyeon membuka Laptopnya,
Sedangkan Krystal? Hanya memandang Kedua Eonnienya itu dengan perasaan bertanya.

 

TO Be Continued

Mianhae kalau gak sesuai harapan..
Aku lagi lumpuh ide nih -__-”
Mian nee?
Keep RCL~

Advertisements

4 thoughts on “Be My Girl – Chapter Nine

  1. YAK jessica untuk apa kau ke Cina? Nyusul kris?
    Bkn nya kmrn blg ga mau ktm kris lagi ? Dan pacar mu adalah dong hae ? …. ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶)

  2. Mian bru komen di part ini, bru tau ff ini n part nya dh sampe 9. Baca dr awal sampe part ini, tiap partnya ternyata alurnya ada yg kecepatan n ada yg pas bgt. Saeng, eon sk bgt karakter jessica n kris. Mrka cocok bgt dipasangi. Jessica menicntai kris n sampe ikut ke cina pula lg, menarik nieh. liburan mrk menarik n seru.I like this story n ya wes, dtunggu ya lanjutannya.

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s