[FREELANCE] Mianhae

Mianhe

MIANHE

Author             : Lee Hyohee (@Lousey_Han)

Tittle                : Mianhe

Main Cast        : Yoon Haeyoung (OC), Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Lee Hanna (OC)

Genre              : Romance, AU, mistery, comedy

Rating             : PG-13

Length             : Ficlet

Haeyoung POV,

“ Chagi, eodisseo?” suara Yeoboku sedang memanggilku.

“ Yeogi Oppa,” balasku sambil menutup buku catatanku.

Aku lalu menghampiri dirinya ke ruang makan. Aku meletakkan buku catatanku asal di meja kerja Yeoboku.

“ Haeyoung ah, kemana saja kau? Aku sudah lapar. Kau masak apa? Pasti Sundubu-jjigae kesukaanku, ya?”

“ Oppa salah, aku masak Dak gang jung kesukaan Hanna. Dia dapat ranking 1  hari ini di sekolah. Jadi aku sengaja masakan makanan kesukaannya.”

“ Putri kita hebat, persis seperti Appanya.”

“ Kata siapa, aku kan mirip dengan eomma. Benarkan, eomma?” sahut Hanna, putri kecil kami.

“ Ne, arraseo. Kajja, kita rayakan prestasimu… Kau pintar sekali…” Donghae Oppa mengelus lembut rambut Hanna yang sedang tersenyum manis itu. Senyumnya memang mirip sekali dengan Donghae Oppa. Tapi syukurlah sifatnya tak se-pabbo appanya itu.

Kami bertiga makan dengan perasaan yang senang. Tapi kesenangan ini sebentar lagi berubah.

“ Hanna, baik-baik di rumah dengan Appa, ya? Eomma ada pekerjaan. Jangan mau kalau makan di luar. Suruh saja Appamu memasak untukmu.”

“ Eomma takkan lama kan? Aku akan merindukan eomma.”

“ Tak akan lama. Eomma janji.”

***

Normal POV,

Hanna yang beranjak remaja sudah bosan untuk terus menerus membaca buku pelajaran. Sesekali rasa ingin tahunya muncul. Dan sekarang ia ingin mencari-cari buku karangan ibunya. Ibunya adalah pengarang buku terkenal, tapi ia bahkan belum pernah membaca buku karangan ibunya satu pun. Ibunya melarangnya karena Hanna belum cukup mengerti tentang isinya.

Hanna mengendap-ngendap masuk ke kamar utama milik appa eommanya. Appanya, Lee Donghae sedang mandi. Jadi ia bisa mencari beberapa buku selagi appanya masih mandi.

Setelah berhasil mendapatkan beberapa buku, ia kembali ke kamarnya sendiri. Di kamar, ia memilah-milah buku mana yang sedang ingin dibacanya. Tapi keputusannya jatuh pada buku catatan pribadi milik eommanya, bukan buku-buku dalam bentuk cetakan.

Perlahan Hanna membukanya. Membaca kalimat-kalimat pertama yang tertulis di situ. Sangat rumit, benar kata eommanya. Ia takkan mengerti hal-hal yang seperti ini. Ia kembali membalik-balik halaman buku itu. ia sengaja melewati yang tak ia mengerti. Dan perhatiannya tertuju pada sebuah cerita yang mungkin eommanya takkan menerbitkannya bahkan menceritakannya pada orang lain sekalipun. Karena ini sangat privasi.

Tapi Hanna terlanjur membacanya,

“ Mianhe…

Kisah ini dimulai 6 tahun lalu, saat aku masih bersekolah di Geosang Senior High School. Awal aku bertemu dengannya pada saat masa orientasi, aku benar-benar tidak suka dengannya. Bahkan aku sempat sangat membencinya. Karena dia aku dihukum. Terkutuklah kau Kyuhyun!!! Cho Kyuhyun, selamanya aku takkan melupakan nama itu.

Aku tak pernah menyangka kebencian itu akan berubah menjadi sesuatu yang sangat aku sesali di kemudian hari. Dengan waktu yang terus berjalan lama-kelamaan sifatnya berubah.

Dia mulai perhatian dan simpatik padaku. Saat itu aku tidak merasakan apapun, sampai dia mengungkapkan perasaannya padaku. Aku benar-benar tidak percaya, seorang namja cassanova menyatakan cinta kepadaku, dan entah dengan alasan apa dulu aku mau saja menerimanya. Dari situlah kisah cinta berlanjut.

PS: Saat itu teman-temanku bilang dia seorang cassanova, suka berganti pasangan, terlebih dia hanya memacari yeoja yang cantik. Huh! Menyebalkan…

Aku dan dia selalu bersama sepanjang waktu dan keadaan, aku merasa akulah orang yang paling bahagia di dunia ini. Satu dua bulan berjalan dan perasaan semakin berkembang. Aku mulai takut kehilangan dia, aku mulai takut jauh darinya. Aku selalu ingin disampingnya.

Hingga berjalan 1,5 tahun, sikapnya mulai berubah. Aku tak tahu apa aku ada dihatinya lagi hingga akhirnya aku harus berpisah dengannya, walaupun aku tahu kalau kami masih saling mencintai dan membutuhkan. Aku sebenarnya juga telah berbuat sesuatu yang menyakiti hatinya dengan menerima cinta namja lain, Lee Sungmin. Aku tidak tahu kenapa dulu aku bisa sekejam itu. Aku pikir mungkin dengan begitu dia akan cemburu dan mengharapku untuk kembali tapi ternyata salah. Dia juga mempunyai yeoja lain selain aku. Dengan sengaja dia menunjukkan kemesraannya di depanku, bisa dibayangkan betapa hancurnya hatiku saat itu.

Tapi karena itu juga aku menjadi lebih mengerti arti memiliki dan kehilangan. Setelah itu juga aku benar-benar tak ingin kehilangan dia lagi. Suatu hari akhirnya aku dapatkan hatinya lagi.  Dia bilang aku yang akan jadi istrinya kelak. Kali ini dia seutuhnya milikku. Tak kubuang kesempatan berharga seperti itu. Aku akan selalu di sampingnya, menjaganya, juga membuatnya tersenyum. Senyum itu, senyum yang sangat aku rindukan hingga sekarang.

Tiba waktunya untuk kedua kalinya aku harus kehilangannya lagi. Kali ini bukan karena kemauanku maupun dirinya.  Semua karena keadaan. Aku dan dirinya tak ada daya untuk menolaknya. Kami lulus sekolah. Aku harus bersekolah di luar kota. Sedangkan dia… aku bahkan tak tahu kalau dia harus memendam impiannya. Aku bingung bagaimana cara kami agar masih bisa bersama.

Kami mulai kehilangan komunikasi. Entah kenapa aku sering pergi ke rumahnya hanya ingin tahu kabar darinya. Tiba-tiba dia menghilang. Aku mencoba mencarinya, datang kerumahnya. Bertanya kepada teman-temannya tentang keberadaannya. Hingga aku berada di titik keputusasaan. Aku lelah mencarinya.

Aku mencoba membuka hatiku untuk namja lain, Lee Hyukjae, meskipun tak bisa seindah cintaku dulu. Ternyata tetap aku tak bisa menghapus bayangnya. Sungguh terlalu indah untuk dilupakan tapi terlalu menyakitkan jika selalu dikenang. Tak terasa kujalani 3 tahun tanpanya.

Saat aku benar-benar melupakannya, tiba-tiba dia hadir lagi dalam kehidupanku. Dia datang dengan membawa semua kenangan 6 tahun lalu. Cinta yang terkubur 3 tahun lalu kini tumbuh kembali. Lagi-lagi saat aku mencintainya aku harus terima kenyataan yang sangat membuatku sangat terkegut atau bahkan tak percaya. Dia akan menikah dengan yeoja lain.

Aku benar-benar terpuruk, selama 3 tahun aku mencarinya, selama 3 tahun aku mencoba melupakannya tapi selama 3 tahun juga dia melakukan hal yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Mungkin semua orang tidak pernah merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Penyesalan demi penyesalan kini menghantuiku. Kenapa dulu aku mencarinya? Kenapa aku dulu mencintainya? Kenapa aku dulu tak ingin kehilangan dia? Seakan-akan hilang sudah kenangan 6 tahun lalu, terhapus oleh kekecewaan yang dia berikan kepadaku. Terkikis oleh kenyataan yang harus aku terima.

Dia datang dengan cinta dan sisa-sisa kenangan dulu. Dia membatalkan pernikahan itu karena aku. Aku tak kuasa untuk menolaknya. Aku tak kuasa untuk menyia-nyiakan cinta itu lagi. Dengan apa aku harus menebus semua ini? Apakah aku harus menerimanya?  Atau aku harus mundur dan memulai dari awal…

Aku bingung harus bagaimana untuk menjawabnya. Aku benar-benar tak bisa lari dengan takdir ini. Kini aku semakin jauh darinya dari cintanya.. Dari semua tentangnya.. Benar saja, aku telah menolaknya.

Tapi jauh di dalam hati aku merasakan kebahagiaan karena cinta pertama ku yang akan jadi cinta terakhirku. Tekad ku bulat, aku pergi darinya sejauh mungkin. Kusimpan dengan rapi apa yang sudah aku mulai bersamanya.

Suatu hari, aku mendengar sebuah berita yang membuat hatiku hancur. Menguak lagi kisah itu.

Dia sakit…..

Dia membutuhkanku…..

Tuhan, jika itu yang dia derita saat ini, berikan saja penyakit itu padaku. Aku tak ingin melihat orang yang kusayangi menanggung ini sendirian. Aku ingin merasakan apa yang dia rasakan… Mungkin orang lain mengganggap ini konyol, entah kenapa aku merasa ada kekuatan untuk  tetap bertahan dengannya.

Cintaku diuji kembali, saat aku mulai untuk menerima keadaannya. Dia menyalahgunakan itu. Dengan beribu alasan dia menghindariku… Aku semakin tak mengerti permainan apa yang sedang dia mainkan. Aku kekasihnya namun tak selalu mendapatkan cintanya.

Seorang namja menawarkanku kesetiaan. Lee Donghae, namanya seteduh tatapan, dan semanis senyumnya. Dia selalu memberiku perhatian yang melebihi apa yang pernah aku dapatkan. Awalnya aku masih bisa menjaga perasaan ini. Namun ternyata hatiku berkata lain, aku jatuh cinta pada namja itu. Aku tak ingin mengecewakannya, namun aku juga tak ingin  membuat hatiku menyesal lagi. Akhirnya kuambil keputusan jika aku akan mengejar cinta yang selama ini membuat aku merasa dihargai…

Dia menghubungiku… dia datang kembali… Apa yang harus aku katakan padanya… Aku telah menduakannya… Aku belum berpisah dengannya… Ottokhe??

“ Maaf, mungkin aku tak bisa bersama lagi denganmu, aku sudah menemukan cinta yang lain di hatiku, yang bisa membuatku merasa bahagia. Bukannya aku tak mencintaimu namun aku ingin bahagia. Mianhe…”

Kelegaan akhirnya menyelimuti hatiku. Walau dia memakiku, dia menyumpah serapahi  aku, aku sudah tak peduli lagi…

Telah kukubur semua tentangnya, kini kucoba sedikit demi sedikit melupakannya, meski sulit pada awalnya. Kubuka hatiku untuk namja itu. Kurasa hanya dia yang bisa memberiku kehangatan dan penghargaan atas cinta…

Saranghe Lee Donghae…”

***

Hanna POV,

Jadi serumit inikah kisah cinta eomma? Sampai akhirnya eomma menjadi istri Appa? Kasihan eomma…

Aku baru sadar kalau begitu berat cinta seorang eomma. Tapi entah kenapa kisah eomma hampir sama dengan kisah cintaku.

Flashback,

“ Hanna, maukah kau menjadi yeojachinguku?” tanya namja kecil seumuranku, namanya Cho Kyuhyeon.

“ Shireo, memangnya kau siapa, hah? Aku masih ingin menanti pangeran berkuda putihku.”

“ Ya! Pangeran itu hanya ada di dongeng saja. Lebih baik kau mulai melihatku sebagai seorang namja. Aku bosan menjadi temanmu.”

Aku tak percaya kalau Kyuhyeon yang selalu menggangguku itu ingin menjadi namjachinguku. Aku bingung menerimanya atau tidak. Akhirnya aku mau menerimanya. Tapi setelah ada siswa baru, bernama Seo Joohyun, dia berubah. Ia selalu mendekatinya. Benar kata teman-temanku dia memang cassanova. Dia hanya ingin memacari yeoja yang cantik saja.

Tak lama setelah itu, Lee Soongmin mengungkapkan cintanya padaku. Dia namja yang baik. Aku mau saja menerimanya. Sebenarnya aku ingin membuat Kyuhyeon cemburu. Apakah aku terlalu kejam?

Flashback end,

Jadi apakah kisah ini benar-benar sama? Aku tak mau mengulanginya. Aku akan mengaku pada Kyuhyeon kalau aku tulus mencintanya. Dan untuk Soongmin, aku harus minta maaf padanya. Semoga aku bisa membengkokkan alur cerita yang sama dengan eomma sebelum terlambat.

Ttoookkk… ttoookkk… ttoookkk

Aku mendengar seseorang mengetuk pintu kamarku.

Ckreeekkk…

“ Eomma!!!” aku kaget melihat itu eommaku.

“ Waeyo Hanna ya?”

“ Ah, ann… anni…”

“ Lalu kenapa kau terkejut seperti itu?”

Aku tak bisa berbohong. Eomma berjalan mendekatiku lalu duduk di sampingku. Aku ceritakan pada eomma tentang buku catatannya yang kubaca.

“ Mianhe eomma…”

“ Gwencana, tapi apa kau percaya pada cerita itu?” eomma mengelus rambutku lembut. Tak kusangka wanita selembut dirinya pernah terluka seperti itu.

“ Melihat bagaimana eomma sangat mencintai Appa, aku pikir kalau itu memang nyata. Eomma, apakah sesakit itu bila kau mencintai Cho Kyuhyun?”

“ Geuromyo, tapi sekarangkan ada Appamu. Eomma sangat mencintanya.”

“ Apakah itu pelarian?”

“ Bagaimana kau bisa bilang begitu? Itu namanya pengabdian. Cha! Lebih baik kau berbaikan dengan Kyuhyeon.”

“ Gomawo eomma.”

“ Ne…”

Eomma akhirnya pergi membawa semua bukunya dan menutup pintu kamarku. Aku lega atas saran eomma barusan.

***

Haeyoung POV,

Aku menutup pintu kamar Hanna. Aku terkekeh melihat ekspresi anak itu kalau sedang galau. Habis siapa suruh dia frustasi karena cinta monyetnya. Aku sengaja mengarang cerita ini sebelum berangkat. Tak kusangka dia malah membacanya.

“ Mianhe, Hanna ya… Eomma berbohong…”

-THE END-

Note:

Mianhe, readers… awalnya FF yang ini bergenre Angst sama seperti kisah cinta Haeyoung tadi. Tapi saat editing saya justru menambah karakter Hanna di situ. Dan entah kenapa genre malah berubah sedikit comedy. Nama-nama seperti Lee Sungmin, Lee Hyukjae, Seo Joohyun, Cho Kyuhyeon, Lee Soongmin, tolong abaikan saja kalau tidak suka. Cover maupun genre juga sama sekali tidak sinkron. Terima kasih sudah mau membaca FF abal-abal ini. Mian, sekali lagi…

Advertisements

Hey Semers.....please, comment here! ^o^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s